
11street milik Korea mungkin akan keluar dari Indonesia, tetapi platform e-commerce tersebut tetap optimis tentang peluangnya di Thailand.
Yun Chang-sung, VP penjualan 11street Thailand, mengatakan perusahaan tersebut berupaya menjadi pemain e-commerce terbesar di negara tersebut pada tahun 2022.
Seminggu yang lalu, induk perusahaan 11street, SK Planet, anak perusahaan SK Telecom, mengumumkan penjualan setengah sahamnya di situs web Indonesia Elevenia kepada perusahaan Korea lainnya, Lotte, yang sedang berdiskusi dengannya mengenai usaha patungan e-commerce di dalam negeri.
“SK Planet memutuskan bahwa yang terbaik adalah menutup operasi yang merugi di luar negeri untuk fokus menopang bisnis dalam negeri,” tulis Pulse News. “Setelah Indonesia, yang berikutnya bisa jadi Malaysia di antara tiga pasar luar negeri termasuk Thailand dan Turki.”
Pertama, 11street Malaysia menepis spekulasi tersebut, dengan mengatakan pihaknya berkomitmen untuk jangka panjang., 11Street Malaysia dioperasikan oleh Celcom Planet, perusahaan patungan antara Celcom Axiata Berhad dan SK Planet.
11street Thailand mengatakan memiliki lebih dari 580,000 pembeli yang membeli dari 18,000 penjual di platformnya, hanya tujuh bulan setelah peluncurannya.
“Kami telah menjadi nomor dua di pasar hanya dalam beberapa bulan, dan kami yakin kami dapat menjadi nomor satu dalam waktu kurang dari lima tahun,” kata Yun.
Ia mengatakan ukuran e-commerce Thailand saat ini relatif kecil, dibandingkan dengan pasar matang seperti Korea Selatan dan AS.
“Persaingan di Thailand tidak terlalu agresif dibandingkan dengan negara lain seperti Korea Selatan,” katanya. “Ada peluang besar untuk tumbuh. Industri logistik dan pembayaran yang lebih dinamis di Thailand juga berkontribusi terhadap pertumbuhan e-commerce.”
Merek Thailand dan internasional termasuk Nestle, Samsung, Mahajak, Cotton Amerika Serikat, Watsons, FBT dan Grand Sport mencantumkan barang di 11street Thailand.