Februari 10, 2026

Toko 7-Eleven di Cineleisure tidak lagi diizinkan menjual produk tembakau

img 1290
Waktu Membaca: 2 menit

7-Sebelas eceran Toko di Cineleisure Orchard tidak lagi diizinkan untuk menjual produk tembakau, setelah karyawannya tertangkap, untuk kedua kalinya, menjual produk tembakau kepada anak di bawah umur 18 tahun. Pencabutan izin penjualan eceran tembakau tersebut mulai berlaku pada tanggal 31 Juli.

Empat gerai ritel nakal lainnya juga mengalami penangguhan izin penjualan tembakau selama enam bulan setelah mereka ketahuan menjual produk tembakau kepada anak di bawah umur 18 tahun untuk pertama kalinya.

Penghentian sementara untuk Nice Minimart di Tampines Street 32 ​​mulai berlaku hari ini (28 September) hingga 27 Maret tahun depan, sementara penghentian sementara untuk Tastebud Foodcourt di Queen Street dan J Plus Ten Mini Mart di Bukit Batok West Ave 6 dimulai pada 31 Juli dan akan berlangsung hingga 30 Januari tahun depan. Penghentian sementara untuk Hwa Soon Heng Mini-Supermarket di Yishun Ring Road berakhir pada 15 September.

Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) mencantumkan kesalahan pengecer dan tindakan yang diambil terhadap mereka dalam siaran pers yang dikeluarkan hari ini. HSA mengatakan mereka tertangkap melalui pengawasan darat dan kegiatan penegakan hukum.

Dalam tiga tahun terakhir, 39 izin usaha eceran tembakau ditangguhkan dan 18 izin usaha dicabut.

HSA mengingatkan para pemegang lisensi bahwa mereka bertanggung jawab atas semua transaksi produk tembakau yang terjadi di gerai mereka, serta atas tindakan karyawan mereka.

Berdasarkan Undang-Undang Tembakau (Pengendalian Iklan dan Penjualan), siapa pun yang kedapatan menjual produk tembakau kepada orang di bawah usia 18 tahun dapat dikenakan denda hingga S$5,000 untuk pelanggaran pertama dan hingga S$10,000 untuk pelanggaran kedua atau berikutnya jika terbukti bersalah di Pengadilan. Selain itu, izin penjualan eceran tembakau akan ditangguhkan selama 6 bulan untuk pelanggaran pertama dan dicabut untuk pelanggaran kedua.

Jika ada gerai yang kedapatan menjual produk tembakau kepada anak di bawah umur 18 tahun yang mengenakan seragam sekolah atau kepada mereka yang berusia di bawah 12 tahun, izin penjualan eceran tembakau akan dicabut, bahkan pada pelanggaran pertama.

HSA juga mengingatkan masyarakat bahwa siapa pun yang ketahuan membeli atau memperoleh produk tembakau apa pun untuk orang berusia di bawah 18 tahun, dapat dikenai hukuman di Pengadilan, denda hingga S$2,500 untuk pelanggaran pertama dan hingga S$5,000 untuk pelanggaran kedua atau berikutnya.

Siapa pun yang kedapatan memberi atau menyediakan produk tembakau kepada orang berusia di bawah 18 tahun, dapat dikenakan hukuman di Pengadilan, berupa denda hingga S$500 untuk pelanggaran pertama dan hingga S$1,000 untuk pelanggaran kedua atau berikutnya.

Antara tahun 2011 dan Agustus tahun ini, 70 orang telah ditangkap karena pelanggaran tersebut.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV