
Hugo Boss, perusahaan mode ternama asal Jerman, baru-baru ini mengungkapkan sedikit peningkatan penjualan untuk tahun fiskal sebelumnya, yang diakhiri dengan kuartal terakhir yang kuat.
Penjualan perusahaan untuk tahun fiskal 2025 menunjukkan penurunan sebesar 1%, mencapai EUR 4.27 miliar (US$4.97 miliar). Penurunan ini disebabkan oleh fluktuasi mata uang yang tidak menguntungkan dan kepercayaan konsumen yang menurun akibat ketidakstabilan makroekonomi dan geopolitik. Namun, setelah mempertimbangkan dampak nilai tukar mata uang, terjadi peningkatan penjualan sebesar 2%.
Dengan menganalisis penjualan berdasarkan wilayah, Hugo Boss mencatat penurunan penjualan sebesar 5% yang disesuaikan dengan kurs di kawasan Asia-Pasifik, sebagian besar disebabkan oleh permintaan lokal yang terbatas di Tiongkok. Sebaliknya, perusahaan tersebut menikmati peningkatan pendapatan sebesar 2% di kawasan EMEA, didorong oleh kemajuan di pasar-pasar utama Eropa seperti Jerman dan Prancis.
Manajemen perusahaan menekankan pertumbuhan luar biasa di kuartal keempat, dengan peningkatan penjualan sebesar 2% dan kenaikan 7% berdasarkan kurs tetap.
Kinerja positif ini dikreditkan pada kebangkitan kembali ritel fisik, peningkatan moderat dalam penjualan toko yang sebanding, musim liburan yang menguntungkan, dan inisiatif merek dan produk yang berdampak.
Merek Boss Menswear mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 3% setelah disesuaikan dengan kurs mata uang sepanjang tahun. Namun, penjualan untuk Boss Womenswear dan Hugo masing-masing turun sebesar 5% dan 4%.
Di Amerika, pendapatan mengalami peningkatan sebesar 3%, yang menunjukkan perbaikan progresif di pasar AS. Sebaliknya, bisnis lisensi perusahaan mengalami penurunan penjualan sebesar 5%.
Tahun fiskal berakhir dengan hasil yang memuaskan, dengan EBIT (Laba Sebelum Bunga dan Pajak) tumbuh 8% mencapai EUR 391 juta. Angka ini termasuk peningkatan signifikan sebesar 22% pada kuartal keempat.
CEO Hugo Boss, Daniel Grieder, menyoroti transformasi pesat industri mode sepanjang tahun ini. Ia menunjuk inovasi teknologi, perubahan preferensi konsumen, dan ketidakstabilan makroekonomi dan geopolitik yang terus-menerus sebagai faktor kunci yang memengaruhi arah industri tersebut.
Menjelang tahun fiskal 2026, Hugo Boss memperkirakan penurunan penjualan yang disesuaikan dengan kurs mata uang sebesar angka satu digit menengah hingga tinggi. Proyeksi ini didasarkan pada dimulainya penyesuaian merek dan saluran distribusi.
Berapakah angka penjualan Hugo Boss untuk tahun fiskal 2025?
Hugo Boss melaporkan penjualan sebesar EUR 4.27 miliar (US$4.97 miliar) untuk tahun fiskal 2025.
Wilayah mana yang mengalami pertumbuhan penjualan untuk Hugo Boss?
Wilayah EMEA mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 2%, didorong oleh kinerja di pasar-pasar utama Eropa seperti Jerman dan Prancis.
Berapakah perkiraan penjualan perusahaan untuk tahun fiskal 2026?
Hugo Boss memperkirakan penurunan penjualan yang disesuaikan dengan kurs mata uang sebesar angka satu digit menengah hingga tinggi untuk tahun fiskal 2026, karena penyesuaian merek dan saluran distribusi.