
"Langkah ini bertujuan untuk mendorong Ascend, baik iTrueMart maupun Weloveshopping, menjadi pemimpin pasar e-commerce di AEC pada tahun 2018," kata Punnamas Vichikulwongsa, presiden Ascend Group, kemarin.
Menurut Euromonitor 2015, laporan dari Euromonitor International, sebuah lembaga penelitian intelijen bisnis, pasar e-dagang bisnis-ke-konsumen di AEC akan tumbuh sebesar 20 persen per tahun menjadi US$7 miliar (Bt249 miliar) pada tahun 2017 dari hampir $5 miliar tahun ini.
Pasar e-dagang Thailand bernilai sekitar Bt42 miliar dengan pertumbuhan tahunan sebesar 20 persen.
Perusahaan akan terlibat dalam operasi, pemenuhan termasuk pergudangan dan logistik, dan aktivitas pemasaran di tujuh negara di AEC – Filipina, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Singapura, Myanmar, dan Kamboja.
Ini akan dimulai dengan Filipina pada akhir tahun ini dan diikuti dengan enam negara lainnya pada tahun 2016.
Pasar AEC seharusnya membantu menggandakan penjualannya menjadi Bt6 miliar tahun depan dari Bt3 miliar tahun ini, yang semuanya berasal dari pasar Thailand.
E-commerce di Thailand dan AEC memiliki potensi yang tinggi karena saat ini hanya menyumbang 1 persen dari total eceran belanja. Dalam lima tahun, jumlahnya akan mencapai sekitar 7-8 persen dari industri ritel di Thailand.
E-commerce mencapai 9 persen di Amerika Serikat dan 13 persen di Inggris.
“E-commerce merupakan pasar bagi para pemain besar, karena membutuhkan modal yang besar. Di setiap pasar, hanya ada satu atau dua pemain e-commerce yang mendominasi pasar. Kami ingin menjadi 'top of mind' dalam bisnis e-commerce di kawasan ini,” katanya.
Model bisnis iTrueMart berbeda dengan Weloveshopping. iTrueMart bertindak sebagai departemen belanja daring sementara Weloveshopping berfungsi sebagai pasar e-dagang.
Ascend mengklaim dirinya sebagai pemimpin e-commerce di Thailand dengan 14,000 pesanan per hari, dibagi rata antara kedua situs web tersebut.
Seubsakol Sakolsatayadorm, manajer umum divisi iTrueMart di Ascend Commerce, mengatakan tingkat konversi iTrueMart sebesar 4.2 persen kunjungan lebih tinggi dari rata-rata pasar yang hanya 2 persen.
Di iTrueMart, gadget dan aksesori teknologi informasi masih menjadi kontributor terbesar, yakni 70 persen. Pesanan telah meningkat lima kali lipat tahun ini karena kategori produk didiversifikasi dari lini produk keras menjadi lini produk lunak, seperti produk perawatan pribadi dan kecantikan, dan lini produk rumah tangga seperti peralatan rumah tangga.
“Yang terbaru adalah kategori ibu dan anak, karena merupakan salah satu kategori e-commerce terbesar di banyak negara,” katanya. ITrueMart telah berinvestasi besar dalam pemenuhan pesanan, pergudangan, dan logistik. Perusahaan ini memiliki lebih dari satu juta produk, atau lebih dari 20,000 unit penyimpanan stok, yang disimpan di gudangnya. Perusahaan ini mengirimkan produk melalui sistem distribusinya sendiri di Greater Bangkok dengan armada 20 kendaraan dan melakukan outsourcing ke mitra logistik.