17 Maret, 2026

Aset bank syariah naik jadi Rp305.5 triliun

bank syariah
Waktu Membaca: 2 menit

Aset perbankan syariah hingga Juli 18.49 tumbuh 305.5 persen secara tahunan menjadi Rp2016 triliun didorong oleh meningkatnya dana pihak ketiga.

Dana pihak ketiga yang dimiliki perbankan syariah tumbuh 12.54 persen menjadi Rp243 triliun pada periode yang sama, kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad dalam siaran pers yang diterima di sini, Minggu.

"Peningkatan dana pihak ketiga tersebut berdampak pada peningkatan pembiayaan syariah sebesar 7.47 persen menjadi Rp220.1 triliun dari sebelumnya Rp204.8 triliun," kata Muliaman Hadad dalam seminar pembiayaan syariah di Washington, Amerika Serikat, yang diselenggarakan Bank Dunia dan Dewan Jasa Keuangan Islam.

Meningkatnya pembiayaan syariah turut mendorong peningkatan porsi pembiayaan syariah perbankan Pangsa pasar perbankan syariah naik menjadi 4.81 persen pada Juli 2016 dari 4.6 persen pada Juli 2015. Pangsa pasar perbankan syariah naik menjadi 5.13 persen jika memperhitungkan konversi Bank Pembangunan Aseh menjadi bank syariah.

Muliaman mengatakan syariah keuangan dapat menjadi instrumen untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) seperti yang diserukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Prinsip khas keuangan syariah yang menitikberatkan pada pemerataan pendapatan dan berorientasi pada kegiatan sosial berwawasan lingkungan, menjadikan pengembangan sistem keuangan syariah sangat relevan dengan tujuan SDGs,” ujarnya.

Keuangan syariah tidak hanya mencakup aspek kemiskinan tetapi juga perawatan kesehatan, pendidikan, perlakuan yang setara gender, pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi, antisipasi perubahan iklim, dan lain sebagainya, katanya.

Ia mengatakan industri perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang ditunjukkan dengan menurunnya rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) menjadi 4.81 persen hingga Juli 2016.

Return on Assets (ROA) naik menjadi 1.06 persen pada Juli 2016 dari 0.91 persen pada Juli 2015. Sedangkan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional membaik menjadi 92.78 persen dari 94.19 persen.

Selain itu, terjadi peningkatan kecukupan modal perbankan syariah yang tercermin dari rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) menjadi 14.86 persen pada Juli 2016 dari 14.47 persen pada tahun lalu.

Aset industri pembiayaan nonbank syariah tumbuh 23.18 persen menjadi Rp80.1 triliun hingga Juli 2016.

Obligasi syariah global menyumbang 23.3 persen atau US$ 10.15 miliar terhadap total nilai obligasi negara internasional.

Indonesia merupakan negara pertama yang menerbitkan obligasi ritel syariah.

Muliaman mengatakan pasar modal syariah juga dapat berperan signifikan dalam pembiayaan proyek infrastruktur pemerintah.

Secara terpisah Anggota Dewan Komisioner OJK Firdaus Djaelani mengatakan di Semarang, saat ini sudah ada bank syariah, 22 bank konvensional yang memiliki unit syariah, dan 165 bank pembiayaan rakyat syariah.

Firdaus mengatakan, berdasarkan data per September 2016, tercatat sebanyak 36 manajer investasi yang menerbitkan Reksadana Syariah, 12 perusahaan efek yang menerbitkan sistem perdagangan online syariah, 326 emiten dan perusahaan publik yang memiliki saham syariah, serta telah menerbitkan 51 seri obligasi syariah korporasi dan 53 seri obligasi syariah negara.

Aset pada produk syariah di bursa tercatat senilai Rp3,272.84 triliun yang terdiri dari kapitalisasi pasar saham syariah, reksa dana syariah, dan obligasi syariah korporasi.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV