Februari 13, 2026

Gubernur Bali tolak ide pariwisata syariah

Foto oleh AMISOM Informasi Publik
Waktu Membaca: 2 menit

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan ketidaksetujuannya terhadap gagasan pengembangan pariwisata Syariah di pulau itu, dengan alasan kekhawatiran hal itu dapat menimbulkan masalah potensial.

"Saya tidak setuju. Itu hanya akan menimbulkan masalah. Biarkan saja seperti ini. Selama ini semuanya berjalan baik," ujarnya seusai menghadiri rapat pleno DPRD di Jakarta, Selasa.

Ia mencontohkan, selama ini pariwisata di Bali berkembang pesat.

“Jangan sampai kita berpikiran aneh-aneh. Itu hanya akan menimbulkan masalah. Selama ini masyarakat hidup dengan aman dan damai dalam kondisi seperti ini,” tegasnya.

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Muliaman D. Hadad beberapa waktu lalu usai melantik pengurus MES Bali, menyatakan Bali merupakan destinasi tepat untuk mengembangkan pariwisata Syariah.

“Bali cocok (untuk pariwisata syariah). Jadi, kenapa tidak (dikembangkan di sini). Tujuh juta wisatawan domestik datang ke Bali, selain tiga juta wisatawan mancanegara. Jadi, mungkin ada pengusaha di sini yang ingin mengenalkannya dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia mengatakan, pariwisata berbasis Islam tidak hanya dikembangkan di negara-negara Arab, namun juga sudah digalakkan di negara-negara Asia, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Ia mencontohkan, Thailand baru saja memenangi predikat sebagai destinasi wisata layanan kesehatan Islam terbaik dunia pada sebuah ajang yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab.

“Ini memang peluang bisnis yang perlu digarap. Di beberapa kota, hotel-hotel Islam dan pusat-pusat layanan kesehatan sudah menjamur. Kita tidak punya tujuan lain selain menggarap peluang bisnis ini. Kita bicara agama, tapi juga untuk mendongkrak ekonomi,” ujarnya.

Hadad, yang juga merupakan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengatakan ekonomi syariah mengadopsi pendekatan yang didasarkan pada konsep kesejahteraan bersama, sehingga dapat digunakan oleh siapa saja, apa pun latar belakang agamanya.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV