
Bank Cina telah disetujui oleh otoritas Arab Saudi untuk membuka cabang di kerajaan tersebut, dalam satu langkah lagi menuju internasionalisasi lebih lanjut.
Kabinet Arab Saudi menyetujui lisensi pemberi pinjaman Cina, menurut laporan yang mengutip tweet dari kantor berita negara SPA.
Bank of China bergabung dengan gelombang perusahaan China yang berusaha melakukan ekspansi di Arab Saudi, sekutu strategis dekatnya dan pemasok minyak utama. Arab Saudi sedang menjalani reformasi besar untuk mendiversifikasi ekonomi dari energi dalam strategi besar yang disebut «Visi Saudi 2030». Empat tahun lalu, pemberi pinjaman saingannya, Industrial and Commercial Bank of China, meluncurkan cabang pertamanya di Riyadh.
Selain memanfaatkan peluang di Arab Saudi, pembukaan kantor cabang ini menandai langkah lain bagi Tiongkok menuju internasionalisasi lebih lanjut melalui lembaga keuangannya. Pada bulan Desember tahun lalu, Bank of China meluncurkan kantor cabang pertamanya di Rumania melalui ibu kota Bucharest.