16 April, 2026

Bank Simpanan Nasional dan Cisco Digitalisasi Perbankan di Malaysia

20140527 142935
Waktu Membaca: 3 menit

Bank tabungan terkemuka di Malaysia, Bank Simpanan Nasional (BSN), tengah mengubah produk dan layanan mereka untuk menarik minat generasi baru nasabah yang memiliki akses digital dengan menerapkan Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di 31 cabang. Dibangun di atas platform Cisco® Unified Communication dan Cisco Unified Computing, ATM membantu memungkinkan interaksi virtual dan real-time antara nasabah dan teller di cabang mana pun, melalui platform video yang sangat aman dan imersif.

“VTM menyeimbangkan beban kerja antar cabang, sehingga nasabah di cabang yang sibuk dapat melakukan transaksi dengan bantuan teller di cabang yang tidak terlalu sibuk di seluruh negeri. Nasabah kini dapat menikmati transaksi di konter tanpa batasan geografis dan merasakan layanan keuangan profesional yang lebih nyaman dan personal,” kata Datuk Adinan Maning, Kepala Eksekutif Bank Simpanan Nasional.

Manfaat Utama Layanan Teller Digital

Dengan memvirtualisasikan layanan yang diberikan oleh teller di bank, BSN dapat meningkatkan sumber daya bagi nasabah, meningkatkan produktivitas bank, dan yang terpenting, meningkatkan efisiensi organisasi dan efisiensi layanan kepada nasabah. Setiap cabang BSN akan memiliki tiga mesin VTM dan kios swalayan yang didukung oleh 450 agen teller virtual yang ditempatkan untuk membantu rekan kerja mereka di cabang yang memiliki lalu lintas nasabah yang lebih tinggi.

Teller virtual akan dapat melayani kebutuhan pelanggan, memberikan saran tentang perbankan produk dan layanan, serta menangani pertanyaan akun dan aplikasi pinjaman.

VTM yang dipasang di cabang BSN memiliki fitur keamanan yang sangat tinggi termasuk tanda tangan elektronik terenkripsi, verifikasi sidik jari, dan identifikasi kartu untuk memastikan nasabah terlindungi.

“Industri jasa keuangan tidak kebal terhadap persaingan dari para pengganggu pasar. Lembaga keuangan non-tradisional memberikan layanan digital baru yang bersifat personal, disesuaikan, dan nyaman. Malaysia berkomitmen untuk mengubah ekonomi melalui digitalisasi, dan dua aspek penting dari Rencana Malaysia Kesebelas — inovasi untuk mendorong pendapatan dan percepatan produktivitas untuk pertumbuhan sektoral — ditangani dengan implementasi ini di BSN. Dengan memanfaatkan teknologi dari Cisco untuk mendorong pengalaman perbankan yang terhubung, BSN memimpin dalam memberikan nilai yang lebih besar kepada pelanggan mereka, menarik bagi digital konsumen, meningkatkan produktivitas dan efisiensi mereka, sekaligus meningkatkan pendapatan dan basis pelanggan mereka. Digitalisasi cabang bank merupakan bagian penting dari pengalaman perbankan Omni-channel yang mengubah transaksi pelanggan dan meningkatkan keterlibatan mereka dengan bank,” kata Albert Chai, Managing Director Cisco di Malaysia.

Dibangun pada platform komunikasi terpadu Cisco Business Edition 7000 yang mencakup suara melalui Internet Protocol (IP), video melalui Telepresence dengan Cisco DX 650 dan Cisco Jabber untuk fungsi dan kehadiran obrolan, VTM memungkinkan karyawan BSN untuk terhubung dengan pelanggan mereka kapan saja selama jam operasional cabang. Teknologi yang dapat diskalakan, terbuka, dan dapat dioperasikan bersama dihosting di Cisco Unified Computing System dasar.

“Secara total, BSN menginvestasikan RM30 juta untuk meluncurkan VTM yang menyediakan lebih dari 80 persen layanan konter, dan merupakan peningkatan dari mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan mesin setor tunai (CDM) saat ini. Dalam waktu dekat, VTM juga akan menawarkan layanan tambahan termasuk Pembukaan Rekening dan Kartu Debit, Manajemen Informasi Pelanggan, dan Pembayaran Tagihan. VTM juga dapat memungkinkan jam operasional perbankan yang lebih lama dengan menempatkan VTM di lokasi umum,” lanjut Datuk Adinan.

Pelanggan BSN akan dapat menggunakan layanan perbankan baru di 31 cabang, dengan 93 VTM yang melayani pelanggan mulai 2 Desember 2015.

Menurut McKinsey, lebih dari 700 juta konsumen saat ini menggunakan perbankan digital di seluruh AsiaDengan semakin lazimnya perbankan digital melalui desktop, ponsel pintar, dan tablet, konsumen yang lebih menyukai perbankan digital lebih menarik bagi lembaga keuangan karena mereka cenderung lebih terdidik, memiliki saldo rekening dua hingga tiga kali lebih tinggi, memiliki berbagai produk perbankan, dan sangat aktif berbelanja daring. Dengan mendigitalkan layanan perbankan melalui mesin VTM, BSN mampu mengoptimalkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan memenuhi permintaan nasabah, sekaligus bersaing dengan perusahaan rintisan fintech yang sedang berkembang.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV