Februari 12, 2026

Investor Brasil Pertimbangkan Rencana Rp 1 Triliun untuk Beternak Sapi di Pulau Penjara Indonesia

Peternak Sapi Perah 020415 Ds 2
Waktu Membaca: <1 menit

Seorang investor Brasil telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi sebesar Rp 1 triliun ($77 juta) untuk pembiakan sapi di Pulau Buru di Maluku, bersaing dengan investor lain untuk memanfaatkan pasar daging sapi Indonesia yang menguntungkan tetapi kekurangan pasokan.

Selain Brasil, Australia dan beberapa investor lokal tertarik untuk berinvestasi dalam peternakan sapi di Pulau Buru, yang sebagian besar telah diubah menjadi lahan pertanian oleh tahanan politik selama era Orde Baru di bawah Suharto.

Pemerintah berharap dapat menandatangani nota kesepahaman investasi pada hari Senin rencana dengan investor Brasil, yang rencananya mencakup total kapasitas produksi 200,000 ekor sapi per tahun.

"Ada lima [yang berminat berinvestasi] dan investor lokal, tapi ini [investor Brasil] yang mungkin kita harapkan," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Minggu.

Kebijakan yang salah arah dan korupsi di kalangan pejabat pemerintah telah lama menghambat kemampuan negara untuk memenuhi permintaan daging sapi lokal, apalagi untuk mampu mandiri dalam produksi.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV