17 Maret, 2026

Laba perusahaan pembuat bir Sabeco anjlok ke level terendah sejak diakuisisi Thailand

sabeko
Waktu Membaca: <1 menit

Perusahaan pembuat bir terbesar di Vietnam, Sabeco, mengatakan laba setelah pajak turun lebih dari VND1 triliun (US$443 juta) tahun lalu menjadi VND3.93 triliun, terendah sejak diakuisisi oleh miliarder Thailand.
Pendapatannya mencapai VND26.37 triliun, turun 6 persen. Thaibev yang dimiliki oleh Charoen Sirivadhanabhakdi mengakuisisi perusahaan tersebut pada akhir tahun 2017.

Perusahaan tersebut menyalahkan wabah Covid-19 dan pembatasan berikutnya di banyak provinsi dan kota di seluruh negeri atas penurunan kinerja.

Perusahaan ini memiliki laba yang belum dibagikan lebih dari VND13.66 triliun.

Orang Vietnam mengonsumsi 1.3 liter bir per kapita pada tahun 2020, menurut Kantor Statistik Umum. Negara ini memiliki populasi lebih dari 98.5 juta jiwa.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV