
Bank BRI Syariah telah tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia Indonesia Bursa Efek hari ini, 9 Mei. Dengan kode BRIS, BRI melepas lebih dari 2.6 miliar saham baru atau 27 persen dari modal disetor.
Harga IPO BRIS ditetapkan sebesar Rp510 per saham. Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN mengatakan BRI Syariah merupakan emiten syariah pertama yang mencatatkan sahamnya di BEI.
"Dengan harga tersebut, BRI Syariah berhasil kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga dua kali lipat," kata Direktur Utama Moch. Hadi Santoso di Jakarta, Rabu.
BRI Syariah merupakan anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia yang didirikan pada November 2008. Per Maret 2018, aset BRI Syariah berjumlah Rp94.7 triliun.
Hadi mengatakan, dana hasil IPO tersebut akan memperkuat belanja modal perseroan dan membantu BRI Syariah masuk dalam kategori bank BUKU III.