
Maskapai penerbangan berbiaya rendah terbesar di Korea, Jeju Air, kini akan mengizinkan pramugari mengenakan sepatu dengan hak lebih rendah saat berseragam, perusahaan itu mengumumkan pada hari Kamis.
Pramugari harus mengenakan sepatu dengan hak lima hingga tujuh sentimeter (1.9 hingga 2.7 inci) saat mereka bekerja berseragam di luar pesawat.
Saat menaiki pesawat, pramugari mengenakan sepatu dengan hak rendah, tiga sentimeter demi alasan keselamatan.
Jeju Air kini telah memutuskan untuk mengizinkan pramugari memilih antara sepatu berhak tinggi atau berhak rendah saat mengenakan seragam mereka di luar pesawat.
Maskapai ini telah mengubah pedoman layanannya sejak awal tahun ini untuk mengurangi stres pada pramugari.
Sejak April, maskapai ini mengizinkan pramugari memakai kacamata dan mengecat kuku saat bertugas di pesawat.
Meskipun Jeju Air tidak memiliki pedoman resmi yang melarang pramugari mengenakan kacamata, norma industri adalah mengenakan lensa kontak, sehingga maskapai memutuskan untuk mengizinkan kacamata secara resmi.
Maskapai penerbangan sebelumnya hanya memperbolehkan kuku dicat dengan satu warna, tetapi kini pramugari dapat menghias kuku mereka dengan berbagai warna. Namun, hiasan kuku bertekstur tambahan masih dilarang karena dapat menggores penumpang, kata maskapai penerbangan tersebut.
Pedoman seragam untuk pramugari di Korea menjadi topik hangat setelah karyawan maskapai berbiaya rendah Korean Air, Jin Air, mengeluh tentang seragam mereka yang berbahan dasar celana jins ketat.
Ide untuk memakai jeans Seragam ini kabarnya diperkenalkan oleh pewaris Korean Air, Cho Hyun-min, yang mengundurkan diri dari semua jabatannya di Korean Air dan Jin Air setelah melemparkan minuman kepada karyawan karena marah awal tahun ini. Jin Air saat ini sedang mendesain ulang seragamnya.