16 Maret, 2026

Cabang HCMC Bank Cathay United Perjuangkan Keberlanjutan dengan Seminar ESG yang Berwawasan

Maskapai Cathay United
Waktu Membaca: 3 menit

Merayakan 20 tahun beroperasi di Vietnam, cabang Cathay United Bank (CUBHCM) di Kota Ho Chi Minh menyelenggarakan seminar ESG yang dinamis bertajuk "ESG: Tantangan dan Praktik untuk Pembangunan Berkelanjutan". Acara ini mencerminkan komitmen abadi bank terhadap inovasi dan keberlanjutan. Di tengah dunia di mana pertimbangan ESG sedang membentuk kembali strategi bisnis, seminar ini menyediakan platform penting bagi para pemimpin industri untuk mendalami tren yang sedang berkembang, pembaruan regulasi, dan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk implementasi ESG.

Sebagai anak perusahaan Cathay Financial Holdings, sebuah lembaga keuangan terkemuka di Asia, CUB secara konsisten mendorong batasan-batasan tradisional perbankan. Khususnya, pada tahun 2015, CUB menjadi bank Taiwan pertama yang mengadopsi Prinsip Ekuator, yang berjanji untuk menegakkan standar manajemen risiko lingkungan dan sosial yang diakui secara internasional. Sikap pionir ini telah menjadikan CUB sebagai mitra yang dapat diandalkan bagi bisnis yang bergerak di bidang keberlanjutan.

Michael Wen, Wakil Presiden Eksekutif Cathay United Bank, menekankan peran penting bank dalam membimbing klien melalui lanskap ESG yang kompleks. “Pertumbuhan ekonomi Vietnam yang pesat menghadirkan peluang dan tantangan keberlanjutan,” katanya. “Kolaborasi antara bisnis, lembaga keuangan, dan pembuat kebijakan sangat penting untuk mendorong perubahan yang bermakna dan berjangka panjang.”

Selama seminar tersebut, Nguyen Hoang Nam, Pemimpin ESG di PwC Vietnam, menyoroti terbatasnya kesadaran ESG di kalangan bisnis lokal, dengan mencatat bahwa hampir 39% UKM Vietnam bahkan belum pernah mendengar konsep tersebut. “Lebih dari 60% tidak mengetahui peraturan yang relevan,” jelas Nam, seraya menambahkan bahwa kendala keuangan, kerangka hukum yang tidak jelas, dan kapasitas yang terbatas merupakan hambatan signifikan terhadap kemajuan.

Ia menyarankan para pelaku bisnis untuk berinvestasi dalam pendidikan ESG internal, mengembangkan sistem pelaporan data yang kuat, dan bermitra dengan lembaga swadaya masyarakat yang peduli lingkungan. keuangan lembaga, dan terlibat dengan asosiasi industri untuk menerapkan praktik terbaik.

Model praktis dan praktik terbaik

Meskipun menghadapi berbagai rintangan, Vietnam tengah menyaksikan lonjakan signifikan dalam penerapan ESG. Pemerintah telah meluncurkan Strategi Pertumbuhan Hijau untuk tahun 2021–2030, yang menandai komitmen nasional terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Forum tersebut juga menyoroti perusahaan-perusahaan yang unggul dalam penerapan ESG, termasuk IDICO Industrial Park, Schneider Electric, Ares International Certification, Dan-D Foods, dan Micro Electricity.

Kawasan Industri IDICO telah menerapkan sistem surya atap dan penggunaan kembali air limbah di pabrik-pabriknya sambil berinvestasi dalam perumahan sosial untuk menarik tenaga kerja terampil. Schneider Electric berupaya mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050, dengan berfokus pada inovasi dalam listrik bersih dan dekarbonisasi jaringan untuk mengurangi jejak karbonnya.

Bermitra untuk keberlanjutan

Pada tahun 2024, Cathay United Bank telah meraih hampir 90 penghargaan bergengsi atas keunggulan dalam manajemen aset, inovasi digital, dan praktik ESG, yang memperkuat reputasinya sebagai lembaga keuangan yang berpikiran maju. Baru-baru ini, bank ini masuk dalam peringkat 20% teratas dalam pemeringkatan keuangan berkelanjutan dari Komisi Pengawas Keuangan.

Sejalan dengan visinya menjadikan Vietnam sebagai "rumah kedua", CUB telah mendukung inisiatif ESG secara aktif di seluruh negeri. Bank tersebut bermitra dengan Bank Pembangunan Asia untuk membiayai proyek angin darat terbesar di Vietnam di Provinsi Ninh Thuan, dengan total investasi sebesar US$107 juta.

Selain itu, CUBHCM telah meluncurkan program pinjaman CAPEX hijau yang ditujukan untuk mendanai proyek pembangunan yang ramah lingkungan. Khususnya, pabrik tahap pertama yang dibiayai melalui inisiatif ini adalah yang pertama di Vietnam Utara yang meraih sertifikasi bangunan hijau internasional LEED.

Lu Wei Chieh, Manajer Umum CUBHCM, menekankan bahwa seminar tersebut membahas tantangan ESG yang nyata dan memberikan solusi yang dapat ditindaklanjuti. "Baik membahas transisi energi, perencanaan strategis, maupun pengalaman bisnis langsung, pesannya jelas: kolaborasi adalah kunci perubahan jangka panjang." Seminar ini menandai acara pertama dalam rangkaian peringatan 20 tahun CUBHCM, yang menggarisbawahi komitmen bank untuk menghubungkan manusia, ide, dan solusi demi masa depan yang lebih cerah. Dengan mengusung tema "Better Together", CUB menekankan bahwa ESG adalah perjalanan kolektif, yang menuntut kemitraan yang bersemangat dari pelaku bisnis, pemodal, dan komunitas untuk mendorong kemajuan berkelanjutan.

pertanyaan

Apa saja tantangan yang dihadapi implementasi ESG di Vietnam?
Banyak bisnis lokal kurang menyadari prinsip-prinsip ESG dan peraturan terkait, dengan hambatan yang signifikan termasuk kendala keuangan dan kerangka hukum yang tidak jelas.

Bagaimana CUB mendukung upaya keberlanjutan di Vietnam?
Cathay United Bank secara aktif mempromosikan praktik ESG dan bermitra dengan organisasi seperti Bank Pembangunan Asia untuk membiayai proyek terbarukan yang besar, serta meluncurkan program pinjaman hijau untuk mendukung investasi ramah lingkungan.

Apa hasil utama dari seminar ESG?
Seminar ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara bisnis, lembaga keuangan, dan pembuat kebijakan untuk menavigasi lanskap ESG secara efektif dan mendorong perubahan jangka panjang dalam perjalanan keberlanjutan Vietnam.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV