
Celcom Axiata Bhd telah menunjuk Mohamad Idham Nawawi (pix) sebagai CEO baru yang efektif pada tanggal 1 September, mengambil alih kendali dari Michael Kuehner yang masa jabatannya berakhir pada tanggal 31 Agustus.
Kelompok itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa suksesi tersebut merupakan bagian dari rencana awal dua tahun lalu untuk menunjuk bakat internal untuk fase transformasi berikutnya dan Idham ditunjuk setelah proses seleksi yang menyeluruh.
“Sebagai talenta internal dengan pengalaman manajemen dan operasional yang sangat baik dalam grup, serta anggota dewan Celcom, Idham sudah berpengalaman dalam arah strategis, operasi, dan strategi Celcom. tantanganDewan direksi yakin Idham akan mampu bergerak cepat dan efisien untuk melaksanakan fase transformasi berikutnya,” katanya.
Idham telah bergabung dengan grup tersebut sejak 2012 dan saat ini menjabat sebagai kepala bagian korporat grup, yang bertanggung jawab atas manajemen regulasi, komunikasi dan keberlanjutan perusahaan, urusan perusahaan, dan hubungan pemerintah untuk grup tersebut. Ia juga mengelola kantor CEO grup dan kantor program dan tata kelola Axiata.
Idham memimpin kantor program transformasi Axiata 2.0 dari tahun 2012 hingga 2015, yang merupakan dorongan ekspansi Axiata di luar bisnis seluler intinya ke layanan digital baru dan bisnis menara.
Sebagai COO interim untuk Axiata Digital Services selama fase awal berdirinya pada tahun 2014, ia juga berperan penting dalam pendirian Dana Inovasi Digital Axiata senilai RM100 juta yang ditujukan untuk mengembangkan wirausahawan digital Malaysia.
Idham pernah menjabat sebagai anggota dewan direksi di perusahaan operasi seluler Axiata pada tahun Malaysia, Kamboja, Bangladesh, dan Pakistan, dan beberapa perusahaan Layanan Digital Axiata.
Sebelum bergabung dengan Axiata, Idham menjabat sebagai COO Packet-One Networks (P1). Sebelumnya, ia menjabat sebagai kepala strategi di Axis Telekom Indonesia dan manajer umum di Maxis Communications Bhd, serta menghabiskan awal kariernya di IBM Malaysia dan Carl Zeis Inc di Amerika Serikat.
“Kami senang menyambut Idham sebagai CEO Celcom. Dengan kepemimpinannya yang luas dan prestasinya yang luar biasa dalam berbagai peran, saya yakin ia akan memimpin Celcom ke tingkat transformasi berikutnya menuju dunia digital serta mengejar strategi pertumbuhan yang menguntungkan. Pengalamannya selama puluhan tahun di industri ini dan keakrabannya dengan Celcom, karena sudah menjadi anggota dewan, tentu akan membantunya bergerak cepat dalam transisi ini,” kata ketua Celcom dan presiden serta CEO grup Axiata, Tan Sri Jamaludin Ibrahim.
"Pada saat yang sama, atas nama jajaran direksi Celcom dan kita semua, saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Michael atas kontribusinya yang luar biasa dan atas posisinya yang kokoh dalam memposisikan Celcom untuk peluang besar di masa mendatang. Kami mendoakan yang terbaik untuknya di masa mendatang," imbuhnya.
Kuehner, yang menggantikan Datuk Seri Shazalli Ramly pada September 2016, sebelumnya adalah CEO Robi Axiata Ltd di Bangladesh dari tahun 2009 hingga 2013.
Kelompok itu mengatakan strategi intinya untuk menyediakan pengalaman pelanggan terbaik di industri ini menyaksikan Celcom mencapai peningkatan signifikan di banyak area dalam produk dan layanan, kualitas dan jangkauan jaringan terutama dalam penerapan 4G, penjualan dan distribusi serta digitalisasi.