10 Maret, 2026

LSM sebut pekerja anak digunakan dalam produksi tembakau Indonesia

newt gingrich pekerja anak
Waktu Membaca: <1 menit

Organisasi non-pemerintah internasional Human Rights Watch (HRW) mengatakan pada hari Rabu bahwa pekerja anak digunakan di perkebunan tembakau di Indonesia, yang hasil panennya memasok perusahaan tembakau lokal dan asing.

Anak-anak, beberapa di antaranya baru berusia delapan tahun, terpapar nikotin, menangani bahan kimia beracun atau menggunakan alat-alat berbahaya dalam suhu ekstrem, HRW mengatakan dalam sebuah laporan berjudul 'Panen Ada dalam Darahku: Pekerjaan Anak yang Berbahaya di Perkebunan Tembakau di Indonesia', EFE berita "Perusahaan-perusahaan tembakau meraup untung dari punggung dan kesehatan pekerja anak Indonesia," kata peneliti HRW dan salah satu penulis laporan Margaret Wurth dalam sebuah pernyataan. Wurth dan timnya mewawancarai 132 anak yang bekerja di perkebunan di empat provinsi Indonesia, setengahnya melaporkan gejala keracunan nikotin akut akibat menyerap nikotin melalui kulit mereka. Anak-anak tersebut juga terpapar pestisida dan bahan kimia lain yang terkait dengan masalah pernapasan, kanker, dan depresi.

HRW mendesak perusahaan untuk melarang pemasok mempekerjakan anak-anak dan meminta pemerintah Indonesia untuk mengatur industri tembakau dan meluncurkan kampanye pendidikan untuk menyebarkan kesadaran tentang risiko kesehatan yang dihadapi oleh anak-anak. Indonesia merupakan produsen tembakau terbesar kelima di dunia, dengan lebih dari 500,000 perkebunan yang mempekerjakan lebih dari 1.5 juta anak berusia antara 10 hingga 17 tahun, menurut data Organisasi Perburuhan Internasional. Meskipun undang-undang Indonesia menetapkan usia minimum untuk bekerja pada 15 tahun dan melarang mereka yang berusia di bawah 18 tahun untuk melakukan pekerjaan berbahaya, industri tembakau masih mengabaikan aturan ini, menurut HRW.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV