
Meskipun mengalami pertumbuhan di divisi supermarketnya, peritel bahan makanan terkemuka, Coles, telah mengalami penurunan laba yang signifikan, sebagian besar disebabkan oleh apa yang disebut sebagai "kasus abad ini", yang diprakarsai oleh Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC).
Laba bersih Coles setelah pajak untuk paruh pertama tahun keuangan ini mengalami penurunan sebesar 11.3%. Hal ini terjadi meskipun terjadi ekspansi yang cukup besar di divisi supermarket perusahaan, di mana penjualan, margin kotor, dan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) semuanya meningkat. Pendapatan luar biasa sebesar $23.1 miliar dari toko bahan makanan menyumbang 90 persen dari total pendapatan Coles untuk periode tersebut.
Berbeda dengan divisi supermarket, penjualan minuman keras Coles mengalami periode yang "lesu", menurut perusahaan tersebut. Segmen ini mengalami penurunan pendapatan sebesar 3.2 persen bersamaan dengan penurunan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) yang signifikan sebesar 37 persen.
Keuntungan bersih Coles setelah pajak sangat terpengaruh oleh provisi dari sengketa regulasi. Salah satu sengketa tersebut melibatkan tuduhan bahwa perusahaan tidak mematuhi pedoman penghargaan industri ritel umum (GRIA) dalam hal remunerasi staf. Ombudsman Ketenagakerjaan mengeluarkan putusan atas masalah ini pada tanggal 5 September tahun sebelumnya.
Kasus ini, yang disidangkan di Pengadilan Federal Australia, bersama dengan penyelesaian selanjutnya, mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi Coles, yaitu sebesar $235 juta. Perusahaan juga memperingatkan tentang "risiko" pembayaran lebih lanjut. Perselisihan tersebut melibatkan 15,011 anggota staf dan menyebabkan Coles membayar $31 juta sebagai remunerasi kepada karyawan setelah tinjauan internal.
Selain perselisihan di masa lalu, Coles saat ini menghadapi perselisihan yang sedang berlangsung dengan ACCC. Perselisihan tersebut melibatkan promosi "Down Down" yang telah berlangsung lama dan belum terselesaikan.
Meskipun ACCC menuduh Coles menyesatkan pelanggan dengan promosi diskonnya, Coles tetap menyatakan tidak bersalah. Perusahaan menyatakan bahwa "setidaknya" 245 produk sedang ditinjau, dan dampak finansial dari setiap hasilnya masih belum pasti.
Apa sumber pendapatan utama Coles pada paruh pertama tahun keuangan ini?
Sumber pendapatan utama Coles adalah divisi supermarketnya, yang menyumbang 90% dari total pendapatan perusahaan.
Bagaimana sengketa regulasi memengaruhi keuntungan Coles?
Perselisihan regulasi telah berdampak signifikan terhadap laba bersih Coles setelah pajak. Salah satu perselisihan tersebut mengakibatkan kerugian sebesar $235 juta bagi perusahaan dengan risiko pembayaran lebih lanjut.
Perselisihan yang sedang berlangsung antara Coles dan ACCC (Komisi Persaingan dan Konsumen Australia) berkisar pada hal apakah ini?
Perselisihan yang sedang berlangsung antara Coles dan ACCC (Komisi Persaingan dan Konsumen Australia) berkaitan dengan promosi "Down Down" yang telah lama dijalankan supermarket tersebut. ACCC menuduh Coles menyesatkan pelanggan dengan promosi diskon ini, sebuah tuduhan yang dibantah oleh Coles.