11 Maret, 2026

Sebagian besar kerugian akibat kejahatan dunia maya belum sepenuhnya pulih

Keamanan Cyber ​​2
Waktu Membaca: 2 menit

Setiap tahun, ribuan pengguna internet menjadi korban kejahatan dunia maya yang mengakibatkan kerugian bagi mereka. Penelitian dari Kaspersky Lab mengungkap bahwa lebih dari separuh (52%) pengguna internet yang kehilangan uang di tangan penjahat dunia maya hanya mendapatkan sebagian, atau tidak sama sekali, kembalinya dana mereka yang dicuri.

Dengan semakin beragamnya dan canggihnya ancaman keuangan online terhadap konsumen, kerugian akibat penipuan online, pencurian identitas, dan peretasan kini meningkat miliaran per tahunDan karena banyaknya kasus yang tidak dilaporkan, biaya ekonomi sebenarnya kemungkinan akan jauh lebih tinggi.

Penelitian ini mengungkap betapa mahalnya serangan ini bagi pengguna internet, dan betapa menguntungkannya serangan ini bagi penjahat dunia maya. Rata-rata, pengguna internet kehilangan $476 per serangan dan satu dari sepuluh orang yang disurvei mengatakan mereka kehilangan lebih dari $5,000.

Mayoritas pengguna internet mengatakan mereka melakukan transaksi keuangan secara daring (81%) dan hampir setengahnya (44%) menyimpan data keuangan di perangkat yang terhubung.

Karena semakin banyak pengguna yang menggunakan internet untuk mengelola keuangan mereka, semakin banyak pula penjahat dunia maya yang mencari peluang untuk mendapatkan uang, sehingga penting bagi pengguna untuk memiliki keamanan internet yang kuat guna melindungi diri mereka dan uang mereka. Meskipun demikian, hanya 60% pengguna internet yang melindungi semua perangkat mereka.

Sikap terhadap keamanan daring dapat dipengaruhi oleh pengguna yang keliru mengira uang yang hilang akan otomatis dikembalikan. Hampir setengah (45%) mengatakan bahwa mereka berasumsi akan mendapatkan penggantian uang. bank untuk kejahatan dunia maya finansial tanpa masalah, tetapi seperti yang ditunjukkan survei, lebih dari separuh (52%) orang yang terkena dampak belum mendapatkan kembali semua uang mereka yang dicuri.

"Penjahat dunia maya terus mencari cara baru untuk mengeksploitasi dan menipu konsumen. Itulah mengapa penting bagi pengguna internet untuk selalu waspada," kata Vyacheslav Zakorzhevsky, Kepala Tim Riset Anti-Malware di Kaspersky Lab.

“Penjahat dunia maya dapat melakukan kejahatan keuangan melalui malware, phishing, dan banyak lagi. Jangan berasumsi bahwa Anda akan selalu mendapatkan kembali semua uang Anda jika Anda menjadi target dan dana Anda dicuri. Cara terbaik untuk melindungi keuangan Anda secara daring adalah dengan memastikan Anda tidak menjadi korban, dan untuk itu kami merekomendasikan perangkat lunak khusus yang melindungi identitas Anda dan menjaga data sensitif agar tidak jatuh ke tangan penjahat dunia maya.”

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV