
Pengumuman Zona Perdagangan Bebas Digital (DFTZ) yang sangat dinantikan oleh Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak hari ini terjadi di tengah masa ketika bisnis di Malaysia didorong untuk memanfaatkan inisiatif ini guna meningkatkan Ekonomi Digital di negara ini. Sebagai program percontohan pertama, kami memperkirakan DFTZ akan menguntungkan UKM dan pengusaha lokal, serta membuka jalan bagi pasar global bagi mereka.
Dengan penerapan DFTZ di Malaysia, pendekatan komprehensif yang mencakup pemenuhan, rantai pasokan global, gateway pembayaran, pelatihan dan prospek pekerjaan akan menjadi landasan yang kondusif untuk memperkuat Malaysia sebagai pusat digital di kawasan Asia Tenggara. Asia kawasan, sekaligus untuk mendorong pelaku usaha konvensional, khususnya UKM lokal, agar beralih ke ranah e-dagang, dan berdagang lintas negara ASEAN, dan segera di seluruh dunia.
Lebih jauh, pengenalan Zona Perdagangan Bebas Digital oleh Pemerintah merupakan contoh dari niat untuk memberikan pengetahuan dan membekali para pengusaha dengan pengetahuan dan keterampilan e-commerce yang melengkapi berbagai fasilitas yang akan ditawarkan oleh zona perdagangan tersebut. Sejalan dengan niat ini, program pelatihan milik 11street yang diakui oleh Malaysian Digital Economy Corporation (MDEC) bertujuan untuk membantu para pengusaha e-commerce memahami dasar-dasar bisnis online, berbagi dengan mereka strategi efektif yang akan mendorong bisnis mereka ke tingkat yang berbeda dan menjadi kompetitif di pasar global.
Sebagai kesimpulan, Zona Perdagangan Bebas Digital akan menjadi berkah bagi UKM lokal. Zona perdagangan ini akan berfungsi sebagai pintu gerbang ke pasar ASEAN dan memungkinkan produk lokal untuk memasuki pasar yang lebih luas. Kami di 11street akan terus mendukung berbagai inisiatif untuk mengembangkan e-commerce di Malaysia, sehingga dapat membuka peluang bagi iklim e-commerce yang lebih baik bagi platform e-commerce dan juga para pengusaha.