12 April, 2026

Dome Cafe Singapore Tutup

kopi 2
Waktu Membaca: <1 menit

Kafe Dome Terakhir Singapura kafe ini akan tutup bulan depan. Konsep bistro kasual Australia yang mengkhususkan diri pada makanan ringan dan kopi akan meninggalkan Singapura setelah 20 tahun pada tanggal 23 Juni ketika gerai terakhir, di Parkway Parade, tutup.

Dibuka pada tahun 1993, di bawah usaha patungan Singapura bernama Dome Holding, kafe ini merupakan salah satu kafe pertama yang menyajikan kopi spesial di pulau tersebut.

Gerai kedua dibuka lima bulan kemudian, dan pada tahun 1996, ada lima kafe Dome Singapura.

Pada tahun yang sama, Suntec Investment mengakuisisi 51 persen saham di Dome Holding, membentuk Suntec Dome Holding dan pada tahun 2009 jaringan tersebut telah berkembang menjadi 10.

“Dunia kuliner telah berkembang pesat sejak Dome Cafe pertama dibuka di Singapura lebih dari 20 tahun yang lalu,” kata Rebecca Lim, MD Suntec F&B Holdings dalam sebuah pernyataan.

Sebagai sebuah grup, kami harus terus berkembang mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan di industri yang kompetitif ini. Kami akan menyalurkan sumber daya kami ke konsep-konsep yang selaras dengan kepentingan dan kesejahteraan pelanggan yang kami layani.

Dome Cafe memiliki lebih dari 100 gerai di seluruh dunia.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

campuran warna

Induk perusahaan Colourmix, Veeko International memperingatkan kerugian besar Induk perusahaan Colourmix dan pengecer mode, Veeko International, telah memperingatkan pemegang saham tentang "peningkatan signifikan" dalam kerugiannya untuk paruh tahun hingga 30 September. Setahun yang lalu, perusahaan tersebut mengakhiri setengah HK$19 juta dengan kerugian, tetapi ketua Johnny Cheng tidak memperkirakan tingkat kerugian dalam peringatan laba yang dikeluarkannya kemarin. Dia mengatakan kerugian itu karena "penurunan penjualan untuk segmen kosmetik dan mode dari grup tersebut sebagai akibat dari meningkatnya ketegangan perang dagang Tiongkok-Amerika dan depresiasi lebih lanjut dari Renminbi selama periode tersebut, yang mengakibatkan terus melemahnya lingkungan ritel dan penurunan sentimen konsumsi". Khususnya, dia tidak merujuk pada kerusuhan sosial yang telah berdampak buruk pada pengecer Hong Kong sejak awal Juni. Tetapi Cheng mengatakan faktor lain dalam kerugian tersebut adalah penyisihan untuk kontrak yang memberatkan dari toko ritel yang berkinerja buruk. Veeko International akan merilis hasil interimnya sebelum 30 November.

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV