
WeRide dan Grab baru-baru ini mendapatkan lampu hijau dari Otoritas Transportasi Darat Singapura untuk memulai uji coba armada Ai.R skala penuh di Punggol. Langkah ini penting karena Punggol akan menjadi kawasan permukiman pertama di negara ini yang berpotensi menyediakan layanan antar-jemput otonom.
Ai.R, singkatan dari Autonomously Intelligent Ride, adalah layanan transportasi umum otonom yang dioperasikan bersama oleh Grab dan WeRide. Armadanya terdiri dari 11 kendaraan, sepuluh di antaranya adalah WeRide GXR yang masing-masing memiliki lima kursi penumpang, dan satu Robobus dengan delapan kursi. Tujuan inisiatif ini adalah untuk mengubah Punggol menjadi kawasan pertama di Singapura yang menawarkan layanan antar-jemput otonom khusus, dengan operasi publik yang diperkirakan akan dimulai pada awal 2026.
Bus antar-jemput otonom ini bertujuan untuk menghubungkan kawasan pemukiman dengan fasilitas-fasilitas penting termasuk stasiun MRT Punggol Coast, persimpangan bus di Punggol Coast Mall, eceran perusahaan, dan fasilitas kesehatan. Operator Keselamatan akan hadir di atas kendaraan selama fase pengujian dan peluncuran wahana publik awal untuk mengawasi operasi secara langsung dan memastikan keselamatan.
Setiap uji coba kendaraan otonom akan menghasilkan data dunia nyata yang dapat membantu melatih dan melokalisasi model mengemudi AI kendaraan dengan lebih baik. Kendaraan otonom akan menganalisis infrastruktur jalan, situasi lalu lintas, dan pola perilaku pejalan kaki dan pengguna jalan. Kendaraan ini juga dilengkapi untuk menangani kondisi cuaca Singapura yang sering tidak terduga guna memastikan kinerja yang konsisten dan andal.
Agar siap beroperasi sepenuhnya, armada Ai.R dilatih dalam berbagai situasi dunia nyata. Pelatihan ini mencakup pengemudian presisi untuk akselerasi, deselerasi, dan penghindaran rintangan yang mulus; navigasi di jalan perumahan yang sempit, tikungan tajam di area parkir, dan persimpangan kompleks; serta memfasilitasi proses penjemputan dan pengantaran yang lancar. Dilengkapi dengan LiDAR dan sensor kamera, kendaraan ini dapat mengidentifikasi bahaya di segala kondisi cuaca, memungkinkan respons adaptif terhadap lingkungan perkotaan yang dinamis.
Pengembangan bakat merupakan aspek krusial dari program ini. GrabAcademy dan WeRide bekerja sama untuk melatih lebih dari sepuluh mitra pengemudi Grab yang berpengalaman sebagai Operator Keselamatan Ai.R. Setelah menyelesaikan pelatihan di kelas dan pelatihan sirkuit tertutup, kelompok awal telah beralih ke sesi praktik di jalan.
Perluasan pengujian Ai.R menggarisbawahi ambisi Singapura yang lebih luas untuk mengintegrasikan teknologi otonom ke dalam sistem transportasi publiknya. Bagi WeRide dan Grab, inisiatif ini merupakan kemajuan signifikan dalam komersialisasi mobilitas otonom di lingkungan perkotaan yang padat penduduk. Hal ini berpotensi menjadi model untuk implementasi di seluruh Asia Tenggara. AsiaJika berhasil, Punggol bisa segera menjadi contoh cemerlang tentang bagaimana transportasi berbasis AV dapat meningkatkan konektivitas, ketahanan, dan kelayakan hidup perkotaan.
Apa itu layanan Ai.R?
Ai.R, kependekan dari Autonomously Intelligent Ride, adalah layanan transportasi umum otonom yang dioperasikan bersama oleh Grab dan WeRide.
Apa tujuan pengujian armada Ai.R di Punggol?
Pengujian ini bertujuan untuk mengubah Punggol menjadi kawasan pertama di Singapura yang menawarkan layanan antar-jemput otonom khusus, dengan operasi diperkirakan akan dimulai pada awal tahun 2026.
Apa pentingnya inisiatif ini bagi Singapura?
Prakarsa ini sejalan dengan ambisi Singapura yang lebih luas untuk menggabungkan teknologi otonom ke dalam ekosistem transportasi publiknya, dan juga menandai kemajuan signifikan dalam mengomersialkan mobilitas otonom di lingkungan perkotaan yang padat penduduk.