
Energia Communications Jepang telah menandatangani perjanjian kemitraan dan penjualan kembali yang mencakup G.fast milik Nokia teknologi.
Energia Communications berencana untuk menawarkan G.fast secara nasional di seluruh Jepang sebagai bagian dari inisiatif untuk memperluas operasi penyedia layanan utilitasnya.
G.fast dirancang untuk menghasilkan kecepatan seperti serat optik dari kabel tembaga melalui koneksi jarak dekat seperti gedung apartemen tanpa kabel serat optik. Energia Communications akan menggunakan G.fast untuk menggantikan penggunaan teknologi VDSL2 tradisional.
Energia Communications tahun lalu menjadi pelanggan G.fast pertama Nokia di Jepang dan salah satu pelanggan pertamanya untuk teknologi tersebut di seluruh dunia, menurut CEO Energia Communications Satoshi Kumagai.
"Kami sangat senang dengan layanan ini dan memiliki kepercayaan penuh pada kemampuan dan kekuatan Nokia dalam bisnis akses tetapnya. Itulah sebabnya kami memutuskan untuk meneruskan hubungan ini sebagai model kemitraan bisnis/penjual kembali yang sukses," katanya.
Bell Labs milik Nokia memegang rekor kecepatan dunia saat ini untuk sepasang kabel tembaga tunggal, setelah menunjukkan kecepatan 10Gbps menggunakan teknologi XG-FAST pada tahun 2014.
“Kemitraan strategis dengan EneCom ini akan meningkatkan penerapan G.fast di Jepang, memberikan manfaat nyata bagi pelanggan yang mungkin tidak dapat menikmati kecepatan ultra-broadband. Jepang merupakan pasar yang sangat penting bagi kami, dan kami berharap dapat meraih kesuksesan dalam usaha patungan yang akan meningkatkan ekonomi lokal,” tambah kepala Nokia Jepang Jae Won.