7 Maret, 2026

Perusahaan yang tidak mengekspor beras secara rutin akan kehilangan izin

ekspor beras vietnam
Waktu Membaca: <1 menit

Eksportir beras akan dicabut izin usahanya apabila mereka tidak melakukan pengiriman dalam jangka waktu lama.

Dari 205 bisnis yang memiliki ekspor lisensi, 39 belum mengekspor biji-bijian sejak Desember 2019.

Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengatakan: “Banyak pedagang tidak memiliki pasar beras atau kapasitas untuk mengekspor. Hal ini ditambah dengan dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan mereka tidak dapat mengekspor beras selama hampir dua tahun.”

Berdasarkan perubahan lebih lanjut pada keputusan tersebut, kementerian menginginkan otoritas setempat yang mengeluarkan izin ekspor beras untuk memperkuat pemeriksaan kondisi bisnis.

Vietnam mengekspor 5.7 juta ton beras senilai $3 miliar dalam 11 bulan pertama tahun ini, peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 0.8 persen dan 7.3 persen.

Negara itu tidak mungkin mencapai target ekspor 6.5 juta ton tahun ini, kata Asosiasi Pangan Vietnam, dan memperkirakan bahwa tahun depan ekspor hanya akan sekitar 6.3 juta ton.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV