13 Maret, 2026

Ever-Glory dalam kemerosotan penjualan

Investasi garmen Myanmar ekonomi asing produksi manufaktur wanita 4
Waktu Membaca: <1 menit

Pengecer mode Cina yang terdaftar di Nasdaq, Ever-Glory International Group telah melaporkan penurunan penjualan di toko yang sama pada kuartal ketiga sebesar 21 persen.

Penjualan grosir turun 10.9 persen dengan total pendapatan perusahaan turun 15.3 persen menjadi US$118.6 juta.

Penjualan grosir mengalami penurunan paling besar di Tiongkok Daratan Tiongkok, Jerman dan Jepang dan di pasar Eropa secara umum.

Perusahaan mengoperasikan 1188 toko pada akhir September, dibandingkan dengan 1137 toko pada tahun sebelumnya.

Laba kotor menurun 4.4 persen menjadi $32.3 juta, dibandingkan dengan $33.8 juta tahun lalu, dengan margin kotor naik 310 basis poin menjadi 27.3 persen dibandingkan dengan 24.2 persen tahun lalu.

Laba kotor untuk eceran bisnis meningkat 3.6 persen menjadi $22.4 juta. Margin kotor ritel meningkat 1130 basis poin menjadi 47.5 persen dari 36.2 persen.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV