Februari 9, 2026

Ekspatriat di Asia-Pasifik, termasuk Singapura, memiliki gaji tertinggi di dunia

ekspatriat amerika yang bekerja di luar negeri
Waktu Membaca: 3 menit

Ekspatriat di Asia-Pasifik termasuk di antara yang berpenghasilan tertinggi di dunia, dengan Singapura berada di peringkat lima teratas di kawasan tersebut untuk pendapatan yang dapat dibelanjakan dan tabungan, menurut survei Expat Explorer terbaru dari HSBC.

Daya tarik kawasan ini bagi para profesional akan semakin meningkat dengan formalisasi Masyarakat Ekonomi Asean (AEC). Survei Expat Explorer edisi kedelapan diselesaikan oleh 21,950 ekspatriat dari 198 negara melalui kuesioner daring pada bulan Maret, April, dan Mei 2015 dan dirilis pada hari Senin (21 Desember).

Studi tersebut menemukan bahwa gaji rata-rata tahunan untuk ekspatriat di seluruh Asia-Pasifik adalah US$126,000 (S$178,000), tertinggi dibandingkan dengan rata-rata global sebesar US$104,000.

Negara-negara Asia Tenggara – termasuk Vietnam, Malaysia, dan Singapura – bersama dengan China dan Hong Kong, menonjol karena menawarkan peluang bagi ekspatriat untuk menghemat lebih banyak uang dan menikmati pendapatan yang lebih besar.

Menurut survei tersebut, 65 persen ekspatriat di Singapura melaporkan tingkat pendapatan yang dapat dibelanjakan lebih besar (dibandingkan dengan rata-rata global sebesar 57 persen), 60 persen mampu menabung lebih banyak (rata-rata global adalah 52 persen) dan 20 persen mengatakan mereka telah mampu membeli properti tambahan sebagai hasil dari kepindahan mereka (rata-rata global adalah 17 persen).

Kemampuan untuk menabung lebih banyak, menikmati pendapatan yang lebih besar, atau memperoleh aset real estat merupakan pertimbangan penting bagi ekspatriat yang pindah ke negara baru.

Kata Bapak Matthew Colebrook, Kepala Divisi Ritel HSBC Singapura perbankan dan pengelolaan kekayaan: “Mengelola keuangan merupakan daya tarik utama untuk tinggal di luar negeri, baik untuk membantu meningkatkan jenjang pendidikan atau membuka pilihan gaya hidup untuk kehidupan di masa mendatang. Namun, hal itu memang rumit dan sering kali berarti ekspatriat perlu mempertimbangkan perencanaan keuangan bukan di satu negara, tetapi di dua atau lebih negara.”

Selain insentif finansial, daya tarik Asia Tenggara akan meningkat karena para profesional mobile akan dapat mengakses pasar kerja yang lebih luas melalui formalisasi AEC.

AEC – yang mulai berlaku pada tanggal 31 Desember – bertujuan untuk mengintegrasikan kawasan Asia Tenggara Asia sebagai kawasan ekonomi dengan mengurangi hambatan perdagangan dan investasi lintas batas, dan memungkinkan aliran profesional yang lebih bebas untuk bekerja di pasar lain di kawasan tersebut.

Kata Tn. Colebrook: “Asia menawarkan beberapa peluang kerja yang paling menguntungkan, yang memungkinkan ekspatriat untuk merasakan dan mempelajari keterampilan sekaligus meningkatkan standar hidup dan aspirasi gaya hidup mereka. Seiring negara-negara ASEAN semakin dekat dengan kohesi ekonomi, pekerja terampil akan dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing kawasan dan membantu perusahaan dan sektor untuk mengimbangi kekurangan atau ketidaksesuaian keterampilan di lokasi.”

Warga Singapura merupakan salah satu tenaga kerja yang paling mobile secara global di kawasan ini, dengan sekitar 212,500 warga negaranya tinggal di luar negeri pada Juni 2015, menurut Departemen Statistik.

Berdasarkan sampel responden yang disurvei dalam edisi terbaru Expat Explorer, ekspatriat di Asia-Pasifik berasal dari Australia, Kanada, Tiongkok, India, india, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Inggris Raya, dan Amerika Serikat. Mereka bekerja di berbagai industri seperti pendidikan, pemasaran, perbankan, kesehatan, teknik, telekomunikasi, manufaktur, dan perhotelan.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV