
On line eceran Flipkart pada hari Jumat meluncurkan program bantuan keuangannya Growth Capital Initiative untuk para penjual di seluruh negeri. Perusahaan ini telah bekerja sama dengan bank-bank terkemuka dan lembaga keuangan seperti Bajaj Finserv, Axis Bank, NeoGrowth, Lendingkart dan Capital First, untuk hal yang sama.
Platform ini akan membandingkan layanan pinjaman antara berbagai pelaku keuangan dan memungkinkan akses ke modal. Sementara Flipkart akan berperan sebagai kurator, platform ini akan menciptakan arena dan ekosistem layanan keuangan bagi para penjual yang akan diatur oleh kekuatan pasar.
“Kurangnya pendanaan sering kali muncul sebagai salah satu kendala utama bagi usaha kecil. Bahkan, sebagian besar lembaga peminjaman menganggap mereka 'tidak layak mendapatkan pinjaman bank' yang mengakibatkan banyak UKM/unit tutup atau meminjam dari sumber lain dengan suku bunga lebih tinggi. Kami melihat permintaan besar yang tidak terpenuhi di sektor ini. Inisiatif kami akan menyediakan opsi yang sederhana, mudah, dan kompetitif bagi penjual untuk memanfaatkan layanan keuangan,” kata Ankit Nagori, Chief Business Officer di Flipkart.
Dengan inisiatif ini, para penjual di seluruh India akan dapat memperoleh akses cepat ke pinjaman dengan dokumentasi dasar dan dalam waktu penyelesaian minimum. Fokus kami adalah menyederhanakan seluruh proses pengumpulan dana modal sehingga mereka dapat melakukan investasi tepat waktu dan fokus pada pengembangan bisnis mereka, imbuh Nagori.
Rival Snapdeal telah memiliki divisi bantuan keuangan untuk vendor sejak tahun lalu sementara Amazon telah bekerja sama dengan berbagai lembaga keuangan di negara tersebut untuk hal yang sama. Selain itu, ada perusahaan rintisan seperti Lendingkart.com dan Capital Float yang membantu vendor dalam e-commerce daring untuk mendapatkan pinjaman mudah.