
Francois Kohler telah ditunjuk sebagai presiden baru untuk Asia Selatan dan Tenggara oleh raksasa barang mewah LVMH, efektif mulai 23 Februari. Kohler menggantikan Chris Chong, yang akan memulai karir profesional baru.
Dalam peran barunya, Kohler akan melapor langsung kepada Direktur Pelaksana Grup LVMH, Stephane Bianchi. Tanggung jawab utamanya akan mencakup pengawasan operasional dan ekspansi grup di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara yang dinamis dan strategis. LVMH mengidentifikasi wilayah-wilayah ini sebagai bagian integral dari pertumbuhan merek-mereknya.
Kohler akan memanfaatkan pengalamannya yang luas baik di tingkat grup maupun Maison, dengan penekanan khusus pada pengembangan jaringan ritel dan strategi klien. Ia diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan berkelanjutan kehadiran LVMH di kawasan ini.
Bianchi telah menyatakan keyakinannya pada kemampuan kepemimpinan Kohler, semangat kewirausahaan, dan kemampuan beradaptasi budaya. Ia juga memuji rekam jejak Kohler yang telah terbukti dalam pengembangan jaringan ritel sebagai aset untuk memaksimalkan peluang pengembangan.
Bianchi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Chris Chong atas kontribusinya yang signifikan terhadap kehadiran grup di kawasan tersebut. Ia memuji Chong karena telah memperkuat sinergi lokal untuk mendorong dan mempertahankan pertumbuhan di Asia Selatan.
Awal tahun ini, LVMH melaporkan bahwa penjualan kuartal keempatnya telah melampaui prediksi awal. Hal ini menumbuhkan rasa optimisme tentang potensi pemulihan di sektor barang mewah. Namun, sektor ini terus menghadapi tantangan seperti ketegangan perdagangan, depresiasi dolar, dan harga emas yang tinggi.
Apa peran baru Francois Kohler?
Francois Kohler telah ditunjuk sebagai presiden baru untuk Asia Selatan dan Tenggara oleh LVMH.
Apa saja tanggung jawab yang akan diemban Kohler dalam peran barunya di LVMH?
Kohler akan bertanggung jawab mengawasi operasional LVMH dan mendorong ekspansinya di seluruh wilayah Asia Selatan dan Tenggara.
Apa saja tantangan yang dihadapi sektor barang mewah menurut laporan terbaru LVMH?
Menurut LVMH, sektor barang mewah sedang bergulat dengan berbagai masalah seperti ketegangan perdagangan, melemahnya dolar, dan tingginya harga emas.