
Peritel mode mewah bekas Vestiaire Collective telah menyelesaikan putaran pembiayaan senilai €40 juta yang dipimpin oleh BPIFrance dan CEO baru Max Bittner.
Putaran baru ini diharapkan dapat memfasilitasi peluncuran solusi teknologi baru untuk ekosistem mode, memberdayakan komunitasnya melalui lensa platformnya, dan mendorong pertumbuhan internasional yang berkelanjutan.
Investasi ini akan menopang momentum pertumbuhan Asia dimana Vestiaire melihat pertumbuhan GMV sebesar 140 persen pada kuartal kedua tahun ini, serta peluncuran sejumlah pasar baru termasuk Taiwan, Thailand, Indonesia, India, Malaysia, UEA, Arab Saudi, Israel, Brasil, dan Meksiko.
Vestiaire Collective telah menyatakan ambisinya untuk merevolusi industri, dan akan segera meluncurkan solusi berbasis teknologi dan data untuk memberdayakan komunitas globalnya, merek, dan pengecer dalam mendorong penerapan konsumsi berkelanjutan dan sirkular. Perusahaan percaya bahwa penjualan kembali memegang peranan penting dalam mendorong ekosistem mode menuju perilaku yang lebih berkelanjutan.
Pendanaan baru ini menegaskan kepercayaan investor terhadap peluang global yang besar bagi model bisnis Vestiaire Collective. Saat ini, 79 persen transaksi perusahaan yang berkantor pusat di Prancis tersebut telah dilakukan lintas batas.
Dengan pendanaan tersebut, Vestiaire Collective juga berencana untuk memperluas upaya perekrutan internasionalnya. Sejak kedatangan Max Bittner, perusahaan tersebut telah berhasil merekrut 120 talenta baru dari lebih dari 20 negara di enam kantor, dengan penekanan khusus pada pengembangan tim teknologi dan data.
Bittner mengatakan, ia berencana untuk mengembangkan bisnisnya dan terus merevolusi industri mode bersama dengan para pendiri Fanny Moizant dan Sophie Hersan serta anggota tim lainnya.
“Kami ingin membangun perusahaan teknologi dan data internasional, memanfaatkan DNA merek dan mode Vestiaire Collective yang luar biasa”
“Vestiaire Collective diposisikan secara unik untuk berkembang dari pergeseran perilaku konsumen menuju ekonomi sirkular dan digital,” tambah pimpinan BPIFrance Charlotte Corbaz. “Kami senang mendukung Max dan timnya dalam transformasi industri mode. Kami sangat yakin pendekatannya untuk menggabungkan teknologi dan data ke dalam DNA mode perusahaan akan memungkinkan mereka menjadi pemimpin dunia di pasarnya.”