
Tata letak Kelas Bisnis baru Garuda Indonesia dengan Kursi Super Diamond terungkap dalam foto Garuda ini. Airbus A330-300 dikonfigurasikan dengan 24 kursi Kelas Bisnis dan 263 kursi Kelas Ekonomi.
garuda Indonesia telah meluncurkan layanan Kelas Bisnis barunya menyusul kedatangan pesawat Airbus A330-300 terbarunya pada hari Senin.
Pesawat tersebut, yang merupakan yang pertama dari empat Airbus A330-300 yang akan dikirimkan pada tahun 2016, memiliki masing-masing 24 dan 263 kursi Kelas Bisnis dan Ekonomi.
Yang pertama, dijuluki Kursi Super Diamond, menawarkan konfigurasi semua lorong (1-2-1), tempat duduk datar sepenuhnya, sandaran tangan yang dapat disesuaikan, sandaran kepala, meja makan dan lampu baca, penyimpanan keranjang bayi terintegrasi, layar minibar baru, layar sentuh LCD 16 inci dengan gagang telepon/remote layar sentuh, colokan USB ganda dan stopkontak.
"Garuda Indonesia merupakan maskapai pertama di dunia yang menerapkan layanan Super Diamond Seat Business Class pada pesawat A330-300 miliknya, berbeda dengan kompetitor yang menerapkannya hanya pada pesawat A350 miliknya," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo dalam siaran pers, Senin.

Sementara itu, penumpang yang duduk di kursi Kelas Ekonomi dapat mengharapkan fitur-fitur baru seperti kemampuan berbaring 4 inci yang dapat diartikulasikan, sandaran kaki, layar sentuh LCD 11 inci, colokan USB, dan stopkontak.
Maskapai nasional itu juga menerima pengiriman pesawat Boeing 777-300ER terakhirnya pada hari Senin, dari total 10 pesawat yang dipesan pada tahun 2013. Dikonfigurasi dengan kapasitas 393 kursi, pesawat ke-10 terdiri dari 26 kursi Kelas Bisnis dan 367 kursi Kelas Ekonomi.
Enam dari 10 Boeing 777-300ER yang dioperasikan Garuda Indonesia dilengkapi dengan layanan Kelas Utama, dengan delapan kursi Kelas Utama, 38 kursi Kelas Bisnis, dan 268 kursi Kelas Ekonomi.

Sebagai bagian dari program revitalisasi armada Garuda, maskapai ini akan menerima total 16 pesawat baru sepanjang tahun ini, terdiri dari satu Boeing 777-300ER, empat Airbus A330-300, empat ATR72-600, dan delapan Airbus A320 yang akan dioperasikan oleh Citilink.
Hingga akhir tahun 2016, Garuda Indonesia Group menargetkan mengoperasikan total 188 pesawat, terdiri atas 144 pesawat Garuda Indonesia dan 44 pesawat Citilink.
