Februari 16, 2026

Garuda perkuat jaringan penerbangan jarak menengah

Garuda Indonesia Boeing 747
Waktu Membaca: <1 menit

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia akan memperkuat posisinya di pasar penerbangan jarak menengah pada tahun 2016, dengan perjalanan waktu lima hingga tujuh jam, menurut Direktur Utamanya Arif Wibowo.

"Situasi pasar saat ini belum memungkinkan kami untuk melakukan ekspansi di pasar penerbangan jarak jauh, sehingga kami fokus pada penerbangan jarak menengah," kata Wibowo di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, mulai tahun depan akan ada penambahan penerbangan dari dan menuju Tiongkok.

"Tahun ini, kami telah mengoperasikan tiga penerbangan mingguan pada rute Guangzhou-Beijing, dan Shanghai akan segera ditambahkan," ungkap Wibowo.

Ia mengatakan rute Hong Kong-Denpasar dan Singapura-Denpasar akan dilayani oleh pesawat berbadan lebar milik Garuda.

Ia berpendapat, unit usaha strategis Garuda Indonesia mencatat pertumbuhan penumpang antara delapan hingga sembilan persen, yang mana tidak signifikan.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV