
GD Express Carrier Bhd (GDEX) dan dua anak perusahaannya yang dimiliki sepenuhnya telah mengambil alih 44.5% saham di PT Satria Antaran Prima TBK (SAP Express) melalui penawaran umum perdana (IPO) seharga Rp92.71 miliar (RM25.8 juta) atau Rp250 per saham.
SAP Express dijadwalkan untuk didaftarkan minggu ini.
GDEX mengatakan kepada Bursa Malaysia bahwa grup dan dua unit GDEX Sea Sdn Bhd dan GD Valueguard Sdn Bhd telah berlangganan 16.5%, 18% dan 10% saham di SAP Express seharga RM9.57 juta, RM10.43 juta dan RM5.79 juta, masing-masing.
Jumlah langganan akan dipenuhi sepenuhnya dengan uang tunai melalui kas internal dan uang tunai di tangan.
Berkantor pusat di Jakarta Selatan, SAP Express terutama menyediakan layanan di segmen pengiriman ekspres, serta transportasi, distribusi, dan pergudangan.
Hingga Maret 2018 mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia dengan didukung oleh 58 kantor cabang dan 12 kantor cabang perwakilan serta lebih dari 100 eceran counter.
GDEX mengatakan partisipasi dalam IPO SAP Express akan memungkinkan grup untuk memasuki industri pengiriman ekspres yang sedang berkembang pesat di Indonesia, yang juga sejalan dengan strategi ekspansi regional yang dimulai di Indonesia.
“Kami yakin Indonesia menawarkan peluang pertumbuhan yang besar bagi bisnis kurir, didukung oleh pertumbuhan e-commerce serta bisnis konvensional. Kelanjutan kemitraan perusahaan dengan SAP Express akan memungkinkan perusahaan untuk memberikan saran dan dukungan bisnis serta transfer pengetahuan antara kedua perusahaan.”
Sahamnya naik 1.5 sen atau 3.6% hingga ditutup pada 43 sen hari ini dengan 1.01 juta saham berpindah tangan.