Februari 16, 2026

Toko kelontong akan menjadi gerbang berikutnya bagi Paytm

paytmRumah aman1
Waktu Membaca: <1 menit

Platform pembayaran yang didukung Alibaba, Paytm, akan memasuki pasar grosir daring di bawah vertikal bisnis baru yang akan berkantor pusat di Bengaluru. Perkembangan ini terjadi pada saat raksasa e-commerce domestik Flipkart juga bersiap untuk memulai bisnis grosir ritel, sektor yang saat ini didominasi oleh pelaku usaha kecil dan menengah, menunjukkan bahwa investor dan analis melihat sektor grosir sebagai sektor besar berikutnya pertumbuhan jalan dalam e-dagang.

Melalui afiliasi Ant Financial Services, raksasa e-commerce Tiongkok Alibaba menyuntikkan USD575 juta ke Paytm, yang jumlah pengguna dompetnya baru-baru ini mencapai 50 juta. Paytm akan menggunakan sebagian dana segar tersebut untuk merambah bisnis baru ritel bahan makanan.

Segmen grosir Paytm, yang awalnya memiliki tim sekitar 20 orang, kemungkinan akan segera mulai beroperasi. Grosir daring diharapkan dapat membantu meningkatkan tingkat transaksi dan perolehan pelanggan, keduanya merupakan tolok ukur penting bagi investor saat menilai perusahaan untuk pendanaan baru.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV