
Warga Malaysia mengikuti jejak konsumen Asia Tenggara lainnya dalam meningkatnya kecenderungan berbelanja daring, khususnya untuk barang perawatan pribadi.
Dalam pernyataan hari ini, Nielsen mengatakan berdasarkan Survei Global tentang Masa Depan Bahan Makanan, sedikitnya sepertiga dari 518 responden bermaksud membeli barang-barang seperti sabun mandi, sampo, dan kondisioner secara daring dalam enam bulan ke depan.
10 barang kebutuhan pokok teratas lainnya yang akan dibeli konsumen Malaysia secara daring dalam enam bulan ke depan termasuk deterjen, sabun cuci piring, dan losion tangan atau tubuh, katanya.
Dikatakan 16% konsumen Malaysia akan tetap waspada dengan pesanan online mereka untuk pengiriman ke rumah atau menggunakan kupon online/seluler untuk belanja online mereka (16%).
Nielsen mengatakan hanya 9% konsumen Malaysia yang bersedia menggunakan supermarket virtual untuk belanja kebutuhan sehari-hari mereka.
Dikatakannya, survei tersebut juga mengungkap pertumbuhan saluran ritel modern seperti hipermarket dan supermarket, yang mengorbankan pasar terbuka/basah.
“Konsumen Malaysia lebih menyukai saluran modern dengan hanya 18% yang berminat untuk berbelanja di pasar terbuka atau pasar basah saat membeli makanan dan bahan makanan dalam 12 bulan ke depan.
“Seperempat warga Malaysia merasa bahwa berbelanja kebutuhan pokok di eceran “Berbelanja merupakan cara yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama diri sendiri atau keluarga, di mana 24% responden menganggap berbelanja kebutuhan sehari-hari sebagai pengalaman yang menyenangkan dan menarik,” ungkap laporan tersebut.
Direktur eksekutif layanan klien Nielsen di Asia Tenggara Asia, Asia Utara dan Pasifik, Kaushal Upadhyay, mengatakan pengecer yang cerdas akan berupaya menyediakan strategi digital yang mencakup interaksi di setiap titik sepanjang jalur pembelian.
“Era perdagangan yang terhubung telah tiba, di mana para pengecer dan produsen yang paling sukses akan berada di persimpangan antara dunia fisik dan virtual, memanfaatkan teknologi untuk memuaskan para pembeli, di mana pun dan kapan pun mereka ingin berbelanja,” katanya.