Februari 16, 2026

Lebih dari separuh warga Hong Kong yang disurvei mengatakan mereka berencana untuk tidak membeli hadiah Natal

ide hadiah terbaik 3
Waktu Membaca: 2 menit

Liburan Natal biasanya menjadi musim puncak konsumsi bagi wisatawan dan penduduk lokal, namun tahun ini pengecer memperkirakan gambaran yang lebih suram di tengah kemerosotan ekonomi yang dipengaruhi oleh perlambatan di Tiongkok dan mata uang lokal yang kuat.

Sebuah studi menunjukkan bahwa masyarakat Hong Kong memangkas anggaran Natal mereka untuk mengatasi lingkungan ekonomi yang sulit tahun ini, dengan 64 persen orang mengatakan mereka tidak akan menghabiskan lebih dari HK$1,000 untuk belanja Natal dan 52 persen mengatakan mereka tidak akan membeli hadiah Natal tahun ini.

Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Riset Hong Kong menemukan warga Hong Kong agak berhati-hati tentang konsumsi Natal tahun ini, karena hanya 16 persen dari 1,084 orang yang diwawancarai memperkirakan akan menghabiskan lebih banyak uang daripada tahun lalu, sementara 23 persen mengatakan mereka akan mengurangi pengeluaran.

Yang menambah masalah, tampaknya meskipun warga Hong Kong berencana untuk berbelanja keperluan Natal, mereka lebih suka membeli di luar negeri.

“Bahkan penduduk lokal tidak akan membeli barang di Hong Kong,” kata Mariana Kou, eceran analis di pialang CLSA, menambahkan produk konsumen jauh lebih murah di Jepang dan Korea, karena mereka diuntungkan oleh mata uang lokal yang lebih lemah.

Ia memperkirakan konsumsi yang buruk tahun ini akan semakin melemahkan penjualan selama Natal, musim belanja tradisional, yang telah menghadapi tantangan akibat menurunnya kedatangan wisatawan dalam enam bulan terakhir.

“Penjualan Natal tahun ini pasti akan menurun,” katanya, seraya menambahkan sektor mewah akan menjadi yang paling menderita.

Meskipun sebagian besar warga Hong Kong memangkas daftar belanja Natal mereka guna menabung untuk menghadapi masa sulit, antusiasme berbelanja masih tinggi di kalangan berpenghasilan tinggi di kota tersebut.

Penelitian yang sama menunjukkan bahwa kelas sosial terkaya adalah satu-satunya di antara keempatnya yang merespons dengan meningkatkan anggaran untuk belanja pada Natal tahun ini, dengan 13 persen lebih banyak responden yang berencana untuk meningkatkan konsumsi Natal tahun ini daripada mereka yang berencana untuk mengurangi pengeluaran.

“Meskipun terjadi gejolak di pasar keuangan dan properti, orang kaya masih memiliki basis kekayaan yang lumayan,” kata Wyman Ng, pejabat penelitian di Hong Kong Research Association, seraya menambahkan “perilaku mereka tidak terlalu terpengaruh”.

Sementara itu, para pembeli liburan di Causeway Bay yang melihat ke atas kemarin akan melihat tujuh orang memanjat di atas layar besar di Times Square untuk membuat pernyataan menentang tren konsumsi boros selama musim liburan.

Aktivis Greenpeace membentangkan spanduk besar di layar televisi besar di pusat perbelanjaan ikonik tersebut, yang menampilkan pesan “Beli Cerdas, Beli Lebih Sedikit”.

Kelompok tersebut mengatakan warga Hong Kong membuang pakaian dengan kecepatan yang mengkhawatirkan, yang telah memberikan beban berat pada lingkungan. Kelompok tersebut mendesak para pembeli untuk bertindak dan memutus siklus konsumsi berlebihan.

Departemen Sensus dan Statistik juga mengungkapkan kemarin bahwa angka Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan November naik sebesar 2.4% dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, sama seperti pada bulan Oktober 2015.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV