Februari 12, 2026

Chan dari Hang Lung Sebut Pasar Properti Hong Kong Sehat

Ritz Carlton Hong Kong Pemandangan
Waktu Membaca: 2 menit

Ketua Hang Lung Group Ltd. Ronnie Chan mengatakan pasar properti Hong Kong, yang mulai mengalami koreksi pada kuartal lalu, adalah yang "paling sehat" yang pernah dilihatnya dalam 25 tahun.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg Television pada hari Senin, Chan mengatakan penurunan harga sebesar 10 persen hingga 20 persen di pasar perumahan Hong Kong “bukan masalah besar.” Chan juga mengatakan pasar properti residensial di daratan Tiongkok menjadi “semakin sehat,” setelah data menunjukkan bahwa kenaikan harga rumah menyebar ke lebih banyak kota di Tiongkok, terutama kota-kota kecil.

Optimisme Chan terhadap pasar Hong Kong muncul di tengah merosotnya harga di kota tersebut. Harga perumahan sekunder di Hong Kong turun 6.9 persen pada kuartal keempat tahun 2015, penurunan kuartalan terbesar dalam tujuh tahun, menurut data dari Centaline Property Agency Ltd. Penjualan rumah pada bulan Desember turun 32 persen menjadi HK$29.8 miliar ($3.8 miliar) dari tahun sebelumnya, menurut Kantor Pendaftaran Tanah Hong Kong pada tanggal 5 Januari.

Hang Lung, yang terdaftar di Bursa Efek Hong Kong, berinvestasi dalam properti di Hong Kong dan Cina daratan melalui anak perusahaannya.

Pandangan Chan terhadap Tiongkok eceran pasar kurang optimis. Ia mengatakan kombinasi dari penurunan sewa, melemahnya ekonomi domestik, dan perlambatan penjualan eceran, terutama untuk barang mewah kelas atas, menciptakan "tiga pukulan telak" bagi pusat perbelanjaan Hang Lung di daratan utama.

Ia mengatakan bahwa gerai ritel di Shanghai dan Beijing akan lebih mampu bertahan menghadapi badai ini dibandingkan di kota-kota lapis kedua dan ketiga, yang “sangat terpukul.” Salah satu kota tersebut adalah Dalian, tempat Hang Lung baru saja membuka pusat perbelanjaan baru seluas 2.4 juta kaki persegi.

Meski begitu, Chan mengatakan prospek jangka panjang untuk ritel China bagus.

"Jika ada satu hal yang pasti dalam dunia ekonomi, itu adalah konsumerisme di Tiongkok," katanya. "Dalam jangka panjang, kami baik-baik saja, hanya saja dalam jangka pendek sangat sulit."

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV