Februari 13, 2026

Huobi Luncurkan ETF Mata Uang Kripto

kripto
Waktu Membaca: 2 menit

Tempat perdagangan kripto Huobi Pro telah meluncurkan apa yang disebutnya sebagai dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) mata uang kripto pertama di dunia yang ditargetkan eceran investor.

Diumumkan pada hari Jumat, produk baru bursa yang berbasis di Singapura — disebut HB10 — memungkinkan investor untuk membeli saham dalam sekeranjang mata uang kripto berdasarkan indeks acuan yang baru-baru ini diluncurkan perusahaan, Huobi 10.

Investor dapat berlangganan ETF cryptocurrency menggunakan bitcoin, ether, USDT, atau token Huobi. Dana tersebut memiliki investasi minimum sekitar $100, tergantung pada harga terkini setiap aset.

Ada beberapa perdebatan tentang apakah HB10 benar-benar harus disebut sebagai ETF mata uang kripto karena tidak diperdagangkan di bursa efek teregulasi seperti ETF konvensional dan tidak dapat disimpan dalam rekening pialang konvensional.

Meskipun demikian, Huobi adalah yang terbaru dalam daftar perusahaan investasi yang terus bertambah yang telah meluncurkan dana yang melacak indeks mata uang kripto, sebuah kelompok yang mencakup Grayscale Investments, Coinbase, dan Bitwise Asset Management.

Yang membedakan HB10 adalah dapat dibeli oleh investor ritel dengan investasi awal yang sangat minimal, sementara yang lain terbatas pada investor terakreditasi yang bersedia mengeluarkan puluhan ribu dolar — atau lebih. Coinbase, misalnya, saat ini memerlukan kontribusi awal sebesar $250,000 untuk produk indeksnya.

Saham dana tersebut awalnya akan diperdagangkan terhadap USDT di Huobi Pro, meskipun situs web tersebut menyatakan bahwa bursa tersebut akan membuka pasangan perdagangan terhadap mata uang lain di masa mendatang. Investor juga akan dapat menukar saham dana tersebut dengan aset dasar secara real time, yang akan membantu memastikan bahwa nilai dana tersebut tetap terkait dengan nilai aset bersih (NAB)-nya.

Di AS, banyak penyedia dana telah mencoba mendaftarkan ETF berbasis mata uang kripto di bursa efek teregulasi, tetapi Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) sejauh ini menolak menyetujui semua proposal ini.

Seorang juru bicara Huobi mengonfirmasi kepada CCN bahwa produk tersebut akan memiliki batasan regional yang sama dengan platform perdagangan yang lebih luas, yang berarti bahwa investor di beberapa negara — termasuk AS — tidak akan dapat berinvestasi hingga Huobi Pro diluncurkan di yurisdiksi tersebut.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV