
Icebreaker, merek pakaian luar ruangan ternama yang berasal dari Selandia Baru, baru-baru ini mendirikan eceran outlet di Tenggara AsiaToko baru yang berlokasi di Central Park, Bangkok, diluncurkan bekerja sama dengan Thai Outdoor Group (TOG).
Debutnya di Asia Tenggara dianggap sebagai pencapaian signifikan dalam strategi ekspansi global Icebreaker. Lebih lanjut, hal ini memperkuat prinsip intrinsik merek, "Beralih ke Alami". Filosofi ini mendorong penggunaan serat alami dan ramah lingkungan, alih-alih alternatif sintetis.
Toko di Bangkok menyoroti produk wol Merino Icebreaker, memposisikan merek untuk memanfaatkan meningkatnya minat konsumen terhadap pakaian berkelanjutan dan berkinerja tinggi.
Peresmian toko ditandai dengan lokakarya "Temui Domba Merino Anda". Acara ini memberikan kesempatan unik bagi para peserta untuk membuat domba Merino mereka sendiri menggunakan serat berkualitas tinggi yang sama dengan yang digunakan dalam pembuatan pakaian Icebreaker.
Icebreaker, didirikan pada tahun 1995, dikenal luas sebagai pelopor dalam penggunaan wol Merino. Material ini sangat dihargai karena sifatnya yang mudah bernapas, pengaturan suhu, tahan bau, dan kenyamanan alaminya dalam berbagai kondisi.
Dalam perkembangan yang luar biasa pada tahun 2018, Icebreaker diakuisisi oleh raksasa pakaian Amerika, VF Corp, seharga $288 juta, setelah proses penawaran yang sangat kompetitif.
Apa pentingnya toko baru Icebreaker di Bangkok?
Pembukaan toko Icebreaker di Bangkok menandai tonggak penting dalam strategi ekspansi global merek tersebut. Hal ini juga memposisikan merek untuk memanfaatkan minat konsumen yang terus meningkat terhadap pakaian berkelanjutan dan berorientasi kinerja di Asia Tenggara.
Apa filosofi Icebreaker?
Icebreaker mengikuti filosofi inti 'Beralih ke Alami', yang mempromosikan penggunaan serat alami dan berkelanjutan daripada alternatif sintetis.
Siapa yang mengakuisisi Icebreaker pada tahun 2018 dan berapa harganya?
Icebreaker dibeli oleh raksasa pakaian AS VF Corp pada tahun 2018 dengan harga $288 juta.