
“Impossible Burger”, yang menampilkan 'daging' nabati dari Impossible Foods, sekarang dapat dibeli di semua lokasi The Butchers Club di Hong Kong.
Untuk merayakan peluncuran The Butchers Club Impossible Classic Burger, kedua perusahaan telah menugaskan seniman lokal Terena Wong untuk membuat karya seni 3D yang menggugah pikiran di Piazza di K11.
Karya seni tersebut merupakan representasi simbolis dari misi Impossible Food untuk memulihkan keanekaragaman hayati dan mengurangi dampak perubahan iklim dengan mengubah sistem pangan global, serta komitmen The Butchers Club yang berkelanjutan untuk menjadi lebih berkelanjutan.
Tujuan jangka panjang Impossible Foods adalah untuk mempercepat peralihan ke sistem pangan yang lebih berkelanjutan, dimulai dengan penawaran burgernya dan memperluas ke berbagai produk daging babi, ayam, ikan, dan susu yang dibuat langsung dari tanaman.
Disajikan di lebih dari 15,000 restoran di AS, Hong Kong, Makau, dan Singapura, Impossible Burger menggunakan sebagian kecil sumber daya alam yang dibutuhkan untuk memproduksi daging sapi: 96 persen lebih sedikit lahan, 87 persen lebih sedikit air, dan 89 persen lebih sedikit emisi gas rumah kaca.
Terena Wong telah menyelesaikan lebih dari 40 proyek seni komunitas, karya seni jalanan, lukisan mural 3D dan lukisan lantai 3D di Hong Kong, AS dan Tiongkok, dan telah bekerja dengan banyak pihak berbeda termasuk pemerintah dan organisasi nirlaba.
Karya seni tersebut tersedia untuk dilihat dan dinikmati hingga tanggal 31 Agustus.