
Penambangan terpadu dan energi Perusahaan Indika Energy akan memimpin konsorsium yang mencakup perusahaan Jepang dan Korea Selatan untuk berinvestasi antara $1.2 miliar dan $1.4 miliar untuk membangun pembangkit listrik di Cirebon, Jawa Barat.
Indika Energy akan bekerja sama dengan perusahaan perdagangan Jepang Marubeni Corporation, perusahaan produksi dan pasokan listrik Korea Selatan Korea Midland Power, dan perusahaan sumber daya dan energi Korea Selatan Santan Corporation.
Pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 1,000 megawatt merupakan salah satu upaya mendukung rencana pemerintah dalam pembangunan infrastruktur.
Pemerintah akan membangun pembangkit listrik berkapasitas 10,000 MW dan perusahaan swasta diharapkan membangun pembangkit listrik sisanya sebesar 25,000 MW.
"Kami ingin menjadi bagian dari rencana pemerintah," kata Direktur Utama Indika Energy Wishnu Wardhana pada Selasa. "Kami berharap bisa memiliki 25 hingga 30 persen saham dalam proyek ini,"
Pembangkit listrik baru tersebut akan melengkapi pembangkit listrik milik perseroan yang berkapasitas 660 MW, juga di Cirebon.
Indika memiliki 20 persen saham di pembangkit listrik yang ada, sementara Marubeni memiliki 32.5 persen, dan Korea Midland Power 27.5 persen.