Februari 12, 2026

Penjualan dan laba Inditex meningkat

instalasi sede central 2
Waktu Membaca: 2 menit

Penjualan di toko yang sama dan laba grup keduanya meningkat sebesar lima persen di raksasa pakaian Spanyol Inditex pada tahun 2014.

Dalam laporan keuangan yang baru saja dirilis, Inditex mengatakan indikator pertumbuhan penjualan toko yang sama yang utama adalah sebesar 23 persen selama lima tahun terakhir. Laba bersih mencapai €2.5 miliar. Pendapatan penjualan grup naik delapan persen pada tahun hingga 31 Januari, menjadi €18.12 miliar.

Inditex memiliki Zara, Zara Home, Pull&Bear, Bershka, Oysho, Stradivarius, Massimo Dutti, dan Uterque.

Grup tersebut telah mengumumkan rencana pembagian keuntungan di mana karyawan akan berpartisipasi dalam pertumbuhan pendapatan dalam dua tahun ke depan, yang akan menguntungkan pekerja di toko, manufaktur, logistik, konsep, dan anak perusahaan di seluruh dunia, selama mereka telah bekerja untuk Inditex setidaknya selama dua tahun. Jumlah tersebut berarti sekitar 70,000 penerima manfaat di 54 pasar.

Pada tahun 2014, grup ini menciptakan 8741 lapangan kerja baru di seluruh dunia, 1800 di antaranya di Spanyol. Jumlah karyawan Inditex mencapai 137,054 pada tanggal 31 Januari.

Pada tahun 2014, Inditex membuka 343 toko di 54 pasar, sehingga total jaringannya menjadi 6683 di 88 pasar. Tahun lalu, perusahaan ini memulai debutnya di satu pasar baru – Albania.

Secara total, perusahaan membuka cabang baru di 54 pasar di seluruh dunia. Beberapa pembukaan cabang yang paling penting termasuk toko utama Zara di Zurich (Bahnhofstrasse), Miami (Lincoln Rd), Madrid (Serrano), Krakow (Rynek Glowny), Hong Kong (Queens Rd) dan Shanghai (East Nanjing Rd) sehingga jumlah total tokonya menjadi XNUMX. Tiongkok hingga lebih dari 500 di 60 kota.

Rantai lain dari grup ini juga membuka toko-toko terkenal seperti toko Pull&Bear di Milan (Vittorio Emanuelle II) dan Amsterdam (Kalverstraat); toko Massimo Dutti di Wina (Kholmarkt) dan Palma de Mallorca (Born); toko Bershka di Turin (Via Roma); toko Uterqüe di bandara Madrid; toko Stradivarius di Osaka (Shinsaibashi); toko Uterqüe dengan citra baru di bandara Barcelona; toko Oysho di Barcelona (Pelai); dan toko utama Zara Home di London (Kensington High St). Pada tahun 2015, Zara Home telah membuka toko pertamanya di Australia, menjadikannya jaringan kedua dalam grup tersebut yang mampu membanggakan kehadirannya di pasar, setelah Zara.

Toko-toko baru yang direncanakan untuk tahun 2015 termasuk pembukaan toko terkemuka di Oxford St 61 (London), di Plaza Cataluña (Barcelona) dan sejumlah pembukaan di berbagai kota AS, termasuk tiga di New York: satu di Fifth Avenue dan jalan ke-42, diresmikan minggu lalu, satu lagi di World Trade Centre yang baru, di jantung distrik keuangan New York, dan yang ketiga di SoHo, di gedung yang baru-baru ini diakuisisi oleh grup tersebut.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV