
di Indonesia eceran Penjualan tumbuh secara mengejutkan sebesar 10.4 persen pada bulan Januari, didorong oleh penjualan peralatan TI dan komunikasi, makanan dan minuman.
Bank Data Indonesia yang dirilis hari Selasa menunjukkan pertumbuhan tersebut jauh lebih tinggi dari angka Desember sebesar 3.3 persen, yang direvisi turun dari indikasi awal sebesar 4.3 persen.
Bank mengumpulkan angka dari sampel 650 pengecer di 10 kota besar Indonesia untuk membuat data tren bulanan.
Para pengecer juga secara kolektif memperkirakan pertumbuhan yang kuat akan berlanjut pada bulan Februari dan tekanan inflasi akan mereda karena distribusi yang lebih lancar. Harga bahan bakar juga turun dan daya beli individu meningkat.
Meskipun pertumbuhannya lebih tinggi, namun masih di bawah 11.4 persen pada November dan 17.6 persen pada Oktober, tetapi lebih tinggi dari 8.9 persen pada September.