Februari 9, 2026

Indonesia akan promosikan wisata selam ke turis Jepang

Tempat Pelarian yang Tenang dan Jauh dari Keramaian di Gili Air1
Waktu Membaca: 2 menit

Indonesia akan mempromosikan destinasi selam kelas dunia kepada wisatawan Jepang melalui ajang promosi pariwisata bertajuk “Diving Sales Mission” yang akan diselenggarakan di Jepang pada 8 dan 9 Oktober 2015.

Promosi ini akan digelar menyusul kesuksesan acara serupa yang digelar di Beijing pada 9 September lalu, kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Internasional Kementerian Pariwisata I Gde Pitana di sini, Sabtu.

Pemerintah mengantisipasi pendapatan dari wisata selam dapat meningkat empat kali lipat dari jumlah saat ini, menurut Pitana.

Ajang promosi tersebut merupakan bagian dari strategi pemasaran pariwisata Kementerian Pariwisata yang meliputi branding, advertising, dan selling (BAS) yang diluncurkan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

"Acara penjualan ini merupakan upaya Kementerian Pariwisata untuk menarik 529 ribu wisatawan Jepang," katanya.

Sejalan dengan peraturan presiden No. 69 Tahun 2015, pemerintah Indonesia kini menawarkan akses masuk bebas visa bagi warga negara Jepang yang berkunjung ke Indonesia.

"Kementerian Pariwisata telah menetapkan target untuk mendatangkan sekitar 10 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2015," katanya.

Indonesia mempunyai potensi wisata selam yang sangat besar, dengan spot-spot selam yang sangat bagus tersebar dari Pulau Weh di Provinsi Aceh yang paling barat hingga Kepulauan Raja Ampat yang berada di Provinsi Papua Barat yang paling timur.

Di antara kedua destinasi wisata tersebut, terdapat lokasi penyelaman eksotik lainnya yang terletak di Pulau Banda (Maluku), Bunaken (Sulawesi Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Selat Lembeh, Pulau Alor, TogeBetwan, Gili Air, Pulau Komodo (Nusa Tenggara Timur), dan Teluk Cendrawasih.

Di antara tempat menyelam terbaik dunia yang dapat ditemukan di Indonesia adalah di Raja Ampat, Pulau Komodo, Derawan, Togean, Wakatobi, Gilir Air dan Bunaken.

Asisten Deputi Bidang Asia dan Kepala Bidang Pengembangan Pasar Pasifik Kementerian Pariwisata Vinsensius Jemadu mengatakan sekitar 35 persen total pendapatan industri pariwisata berasal dari wisata bahari.

Lebih jauh lagi, diperkirakan 35 persen wisatawan Jepang yang berkunjung ke Indonesia terlibat dalam aktivitas terkait maritim, seperti menyelam.

Setidaknya tujuh perwakilan penjual paket wisata akan mengikuti Misi Diving Sale ke Jepang.

Menurut agen perjalanan Jepang, Travelco, Bali adalah salah satu dari sepuluh tujuan wisata teratas bagi wisatawan Jepang.

Indonesia merupakan negara kelima yang paling diminati oleh warga Jepang setelah Seoul (Korea Selatan). Korea), Guam, Taipei (Taiwan), dan Honolulu (Hawaii).

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV