
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sektor pariwisata telah memberikan kontribusi sebesar 4.23 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Angka tersebut melampaui target empat persen yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan untuk penyerapan tenaga kerja, sektor ini berhasil menyerap 12.16 juta tenaga kerja dari target awal sebesar 11.3 juta.
"Secara keseluruhan, kebijakan pengembangan pariwisata pada 2015 sudah sesuai rencana dan target yang ditetapkan dapat tercapai," kata Arief Yahya, Rabu, 30 Desember 2015.
Arief memperkirakan pertumbuhan pariwisata Indonesia hingga akhir 2015 bisa mencapai 5.81 persen, lebih tinggi dibandingkan negara ASEAN lainnya, seperti Malaysia, yang mengalami pertumbuhan negatif sebesar 9.43 persen dari Januari hingga Juni 2015.
Singapura dan Vietnam juga mengalami pertumbuhan negatif dari Januari hingga Oktober 2015 dengan masing-masing 0.09 persen dan 1.27 persen. Di sisi lain, Thailand mengalami pertumbuhan 22.34 persen dari Januari hingga November 2015.
“Dibandingkan dengan destinasi wisata di negara tetangga, kita bisa melihat bahwa Indonesia punya potensi pariwisata yang besar, hanya saja belum tergarap secara maksimal,” kata Arief.