12 Maret, 2026

Infineon Melihat Kekurangan Chip Berlanjut Hingga 2022 Karena Pendapatan Triwulanan Melampaui Target

Produsen chip asal Jerman, Infineon, siap menghadapi peningkatan persaingan dari Tiongkok. CEO mengatakan skalanya
Waktu Membaca: 2 menit

Pembuat chip asal Jerman, Infineon, memperkirakan kekurangan semikonduktor global akan terus berlanjut hingga tahun 2022, demikian pernyataan perusahaan itu saat membukukan kenaikan pendapatan sebesar 10% pada kuartal keempat karena melonjaknya permintaan chip yang digunakan dalam berbagai hal, mulai dari mobil hingga peralatan rumah tangga. Saham perusahaan naik 2% pada Rabu pagi. perdagangan.

Infineon, yang mendapat sekitar 40% penjualan dari sektor otomotif, juga memperkirakan pendapatan sebesar 3 miliar euro untuk kuartal pertama mendatang, melebihi 2.97 miliar euro yang diharapkan dalam jajak pendapat 19 analis oleh Vara Research.

"Permintaan jauh melampaui pasokan," kata Kepala Eksekutif Reinhard Ploss dalam panggilan telepon dengan para analis.

“Pasokan pada akhirnya akan mengejar permintaan, tetapi kami tidak melihat hal ini terjadi dalam skala yang lebih luas pada tahun 2022,” katanya.

Pemasok chip terkemuka untuk industri otomotif mendapatkan keuntungan dari tren positif seiring dengan semakin banyaknya produsen mobil yang beralih ke kendaraan listrik, seiring dengan meningkatnya permintaan chip yang digunakan dalam konsumen peralatan dan perlengkapan industri.

Perusahaan ini juga berinvestasi besar untuk memperluas kapasitas manufakturnya – untuk silikon serta semikonduktor senyawa silikon karbida dan galium nitrida.

Bulan lalu, pembuat chip yang berkantor pusat di Munich itu mengatakan akan berinvestasi sekitar 2.4 miliar euro ($2.8 miliar) pada tahun 2022, naik dari sekitar 1.6 miliar tahun ini.

Pendapatan Infineon naik menjadi 3 miliar euro ($3.47 miliar) dari 2.72 miliar pada kuartal keempat, melampaui ekspektasi 2.93 miliar, menurut data IBES dari Refinitiv.

Pembuat chip pesaingnya, STMicroelectronics, juga melaporkan laba yang positif dalam laporan triwulanan terbarunya.

Infineon memperkirakan pendapatan tahun 2022 antara 12.2 miliar dan 13.2 miliar euro, sesuai dengan ekspektasi. Perusahaan juga meningkatkan dividennya sebesar 5 sen euro menjadi 27 sen euro per saham.

Panduan untuk margin hasil segmen – ukuran profitabilitas operasional – diprediksi mencapai sekitar 21%, naik dari 18.7% tahun ini.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV