10 Maret, 2026

Di dalam Home Store Alibaba di masa depan

perabot rumah tangga alibaba
Waktu Membaca: 2 menit

Home Times, toko furnitur yang didukung oleh teknologi Alibaba Group, telah dibuka di kota Hangzhou, China.

Menarik antara 1,500 hingga 3,000 pengunjung setiap hari sejak dibuka, toko furnitur ini adalah contoh lain dari Strategi Baru Alibaba Retail model. Dalam beberapa bulan terakhir, Alibaba telah memperluas model tersebut ke berbagai sektor, menyusul keberhasilan dengan Hema Supermarkets yang merupakan supermarket lokal, yang telah menunjukkan bagaimana analitik dan teknologi dapat mengubah toko kelontong tradisional menjadi pengalaman pelanggan online-offline yang lancar.

Lebih dari 20,000 barang tersedia untuk dibeli di Home Times, termasuk furnitur, peralatan dapur, dekorasi rumah, alat tulis, dan perlengkapan perjalanan—sebagian besar bersumber dari pedagang yang sudah menjual melalui platform belanja B2C Alibaba, Tmall.

Dan yang dibutuhkan hanyalah ponsel untuk berbelanja dengan lancar. Pembeli memindai kode QR setiap barang dengan ponsel pintar mereka untuk melihat nama produk, harga, deskripsi, dan langsung membeli menggunakan layanan pembayaran seluler Alibaba, Alipay.

“Kami memiliki perangkat keras dan pengetahuan untuk membangun toko-toko yang berfokus pada Ritel Baru, dan kami bekerja sama dengan mitra yang memiliki akses ke saluran offline dan keahlian dalam mengoperasikan etalase fisik,” kata William Chen, yang mengepalai proyek Home Times di divisi Ritel Cloud Alibaba. “Kami menyediakan teknologi dan kumpulan wawasan konsumen Tmall.”

Tmall menganalisis perilaku dan preferensi pengguna dalam radius lima mil dari toko. Produk kemudian dipilih secara manual dari kategori yang paling disukai pengguna dan ditambahkan ke rak-rak toko. Sistem ini memangkas waktu yang diperlukan untuk mendapatkan produk di seluruh dunia untuk pembelian tradisional. pengecer hingga satu hari, sementara penawaran di toko akan berubah setiap 10 hingga 15 hari, tambah Chen.

Setiap produk memiliki label harga elektronik yang dapat secara otomatis menyinkronkan harga dengan harga terkini yang terlihat secara daring, menghilangkan kebutuhan staf untuk mencetak dan mengganti label secara manual.

Layar besar yang dipajang di dinding memungkinkan pelanggan melihat furnitur dan dekorasi yang mereka inginkan dalam suasana rumah virtual. Hal ini juga menunjukkan bahwa Home Times membutuhkan ruang pajang yang jauh lebih sedikit, dibandingkan dengan penjual furnitur tradisional, karena produk dapat dipajang secara virtual.

Home Times berencana membuka dua cabang baru di Hangzhou pada akhir tahun 2017, termasuk satu di pusat perbelanjaan In77 di distrik bisnis Hubin dan satu lagi di lokasi yang belum ditentukan di Hangzhou Barat. Perusahaan berencana membuka 15 hingga 20 toko baru pada tahun 2018.

"Kami tentu ingin membuka sistem ini bagi lebih banyak bisnis. Rencana untuk menerapkan infrastruktur Ritel Baru kami ke berbagai industri di luar perabot rumah tangga sedang berlangsung," kata Chen.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV