
Seorang Iran perbankan dan delegasi keuangan telah berkunjung ke ibu kota Indonesia, Jakarta, untuk membahas fasilitasi hubungan perbankan antara kedua negara.
Selama kunjungan tersebut, kedua belah pihak menyerukan penghapusan hambatan yang menghalangi perluasan hubungan perbankan antara kedua negara, kantor berita IRNA melaporkan pada 29 Oktober.
Delegasi Iran yang dipimpin oleh Ahmad Azizi, penasihat tinggi Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Bank Menteri Luar Negeri Iran Valiollah Seif, menunjuk pada kapasitas kerja sama yang ada antara kedua negara dan mendesak perluasan hubungan, khususnya di bidang perbankan dan keuangan.
Kedua belah pihak lebih lanjut menekankan perlunya menjalin hubungan perbankan langsung antara bank kedua negara yang bertujuan untuk memperdalam hubungan perdagangan.
Delegasi juga sepakat untuk tetap berhubungan selama hubungan perbankan dipulihkan antara Iran dan Indonesia.
Meskipun sanksi terkait nuklir terhadap Iran dicabut menyusul penerapan Rencana Aksi Komprehensif Bersama pada tanggal 16 Januari, Iran masih kesulitan menjalin hubungan perbankan dengan bank-bank terkemuka karena mereka khawatir akan melanggar peraturan AS.