
Jago Tanaman, sebuah layanan kopi keliling asal Indonesia, baru-baru ini berhasil mengumpulkan dana sebesar $12 juta dalam putaran pendanaan Seri B, sehingga total modalnya mencapai lebih dari $20 juta. Perusahaan ini dikenal karena menyediakan minuman dengan harga terjangkau dari gerobak listrik sepenuhnya, menjadikannya pilihan yang mudah diakses oleh berbagai kalangan konsumen.
Investor utama dalam putaran pendanaan baru-baru ini adalah Beenext, bersama dengan kontributor lain seperti Intudo Ventures dan Orzon Ventures. Suntikan modal ini direncanakan untuk mendukung dan mempercepat upaya ekspansi perusahaan, meskipun angka keuangan terbaru menunjukkan peningkatan kerugian di samping pertumbuhan pendapatan.
Jago Coffee memiliki model bisnis unik yang selaras dengan praktik pedagang kaki lima lokal. Perusahaan ini mengoperasikan gerobak listrik sepenuhnya dan menawarkan kopi dengan harga terjangkau, mulai dari sekitar $0.50. Pendekatan ini membuat layanannya dapat diakses oleh sebagian besar konsumen.
Perusahaan ini juga telah berinvestasi dalam teknologi, mengembangkan tumpukan teknologi (tech stack) sendiri. Ini termasuk penggunaan pembelajaran mesin (machine learning) untuk menentukan area potensial untuk ekspansi. Perusahaan ini juga bangga dengan aplikasi khusus yang dimilikinya untuk barista dan pelanggan, yang semakin meningkatkan penyampaian layanannya.
Meskipun tantanganJago telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Terjadi peningkatan ukuran lebih dari tiga belas kali lipat pada tahun 2023. Selain itu, perusahaan melaporkan peningkatan pendapatan sebesar 17% pada Desember 2024. Namun, perlu dicatat bahwa selama periode yang sama, kerugian perusahaan meningkat lebih dari dua kali lipat.
Investasi di Jago ini menunjukkan pergeseran dalam lanskap modal ventura. Investor semakin tertarik pada perusahaan yang menggunakan perangkat lunak untuk mengelola operasi fisik lokal, daripada hanya berfokus pada produk digital.
Apa model bisnis Jago Coffee?
Jago Coffee mengoperasikan gerobak listrik sepenuhnya, mirip dengan pedagang kaki lima lokal, untuk mengirimkan kopi dengan harga terjangkau ke pasar konsumen yang luas.
Berapa banyak dana yang berhasil dikumpulkan Jago Coffee dalam putaran pendanaan Seri B baru-baru ini?
Jago Coffee baru-baru ini berhasil mengumpulkan dana sebesar $12 juta dalam putaran pendanaan Seri B.
Bagaimana pergeseran modal ventura terkait dengan perusahaan seperti Jago Coffee?
Investor semakin tertarik pada bisnis yang menggunakan perangkat lunak untuk mengelola operasi fisik dan lokal, dibandingkan dengan bisnis yang hanya berfokus pada produk digital.