15 Mei 2026

James Dyson mencari toko merek tunggal di India

toko dyson
Waktu Membaca: <1 menit

Perusahaan inovator peralatan rumah tangga, Dyson, tengah mencari persetujuan pemerintah India untuk membuka pabrik merek tunggal eceran toko.

Namun, perusahaan menghadapi tantangan dalam upaya mendapatkan pelonggaran persyaratan wajib pengadaan lokal oleh pemerintah, dengan alasan produknya sebagai "teknologi mutakhir". Barang-barang tersebut dikecualikan dari norma-norma yang berlaku, menurut media India.

Dyson

Dyson mengungkapkan rencana untuk memasuki India November lalu.

“Kami akan berinvestasi 150 juta Poundsterling Inggris dalam tiga hingga lima tahun ke depan untuk membuka toko dan membangun jaringan ritel di sini,” kata pendiri dan kepala teknisi Sir James Dyson.

“Toko pertama kami akan dibuka pada pertengahan tahun depan, jika kami diizinkan.”

Dyson mendesain, memproduksi, dan menjual peralatan seperti penyedot debu, pengering tangan, kipas angin tanpa bilah, dan pemanas. Perusahaan ini telah mengajukan 7500 paten di seluruh dunia.

Bagikan ini:
NAORA V4 970x250

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV