Februari 11, 2026

Rantai makanan cepat saji Jepang hadapi masalah baru

Lotteria Makanan Cepat Saji Jepang 1
Waktu Membaca: <1 menit

Industri makanan cepat saji Jepang, yang sudah terguncang oleh sejumlah skandal, menghadapi masalah baru: pelanggan tidak lagi pergi makan di luar seperti dulu.

“Konsumen Jepang memilih untuk membeli makanan mereka di toko serba ada dan makan di rumah,” kata Jepang Ketua Asosiasi Analis Pangan (JFAA) Hiroyuki Kamiya.

Meskipun tren ini sudah dimulai beberapa tahun lalu ketika toko-toko swalayan memperkenalkan lini produk baru, kenaikan pajak konsumsi dari 8 persen menjadi 5 persen pada bulan April lalu mendorong ekonomi ke dalam resesi teknis dan serangkaian skandal eksploitasi karyawan telah mempercepat tren tersebut, katanya.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV