
Pengecer produk gaya hidup Jepang, Japan Home Centre (JHC) telah didenda HK$10,000 (US$1275) karena menjual sejumlah pelumas serbaguna yang mengandung senyawa organik yang mudah menguap (VOC) melebihi batas yang diizinkan secara hukum.
Perusahaan tersebut dihukum di Pengadilan Magistrat Fanling karena melanggar Peraturan Pengendalian Polusi Udara (VOC) dalam menjual produk yang diimpor dari Singapura.
Juru bicara Departemen Perlindungan Lingkungan (EPD) mengatakan, pada bulan Maret tahun ini, EDP mengumpulkan sampel pelumas serbaguna dari toko JHC untuk dianalisis, dan hasilnya menunjukkan bahwa kandungan VOC sampel tersebut melebihi batas yang diizinkan sebesar 13 persen (berdasarkan berat). Setelah penyelidikan, EPD menemukan bahwa JHC mengimpor sekitar 10,000 botol pelumas serbaguna berukuran 100 ml dalam satu batch dari Singapura pada bulan Februari tahun ini untuk dijual di toko-tokonya. EPD kemudian menuntut JHC berdasarkan Peraturan Pengendalian Polusi Udara (VOC). Selanjutnya, Japan Home Centre menghentikan penjualan batch produk yang tidak sesuai ini.
Juru bicara tersebut mengingatkan semua importir dan produsen lokal agar, sebelum mengimpor atau memproduksi produk apa pun yang diatur dalam peraturan ini, mereka harus memeriksa detail produk. Selain itu, mereka harus memastikan bahwa kandungan VOC produk yang relevan mematuhi batas hukum agar tidak melanggar hukum.
VOC merupakan komponen utama yang bertanggung jawab atas pembentukan kabut asap, yang mengakibatkan polusi udara regional dan masalah kabut asap. Pemerintah Hong Kong secara bertahap telah memberlakukan mengimpor dan produksi lokal produk-produk yang mengandung VOC di bawah kendali regulasi sejak April 2007, termasuk cat arsitektur, produk percetakan, cat pemoles kendaraan, cat untuk perahu dan kerajinan rekreasi, perekat dan sealant serta serangkaian produk konsumen, termasuk pelumas serbaguna.
EPD mengatakan pihaknya akan terus memerangi impor ilegal atau pembuatan produk-produk yang diatur dengan VOC berlebihan dengan tujuan untuk lebih meningkatkan kualitas udara di Hong Kong dan wilayah-wilayah tetangga.