Februari 16, 2026

Penjualan dan laba Kemenys turun di tengah pasar minuman keras yang sulit

tukang kemas
Waktu Membaca: <1 menit

Salah satu pengecer minuman keras independen terbesar di Australia, Kemenys, telah mengalami penurunan penjualan dan laba pada tahun keuangan terakhirnya dan menghadapi masa yang lebih sulit tahun ini karena berupaya melawan dampak penuh dari superstore Dan Murphy yang dimiliki oleh Woolworths yang dibuka di dekat lokasi utama Sydney timur pada pertengahan tahun 2014.

Kemenys, yang menjalankan bisnis besar eceran Toko ini terletak di pinggiran pantai Sydney, Bondi, dan memiliki lebih dari 100,000 pelanggan yang melakukan pemesanan lewat pos dan daring yang dilayaninya dari gudang terpisah. Toko ini dimiliki oleh keluarga Kemeny. Bisnis ini telah beroperasi sejak 1960.

Perusahaan ini tetap independen di tengah persaingan pasar minuman keras yang sangat ketat dimana Woolworths dan Coles semakin mendominasi, meskipun terdapat proses formal pada tahun 2005 ketika investasi bank Grant Samuel menguji selera calon pembeli bisnis.

Bagikan ini:
Surat elektronik EED 728x90@2x

Wajib baca:

Di Balik Kehebohan
Retail News Asia — Berita Harian Anda tentang Apa yang Terjadi di Industri Ritel Asia

Kami siap memberi Anda informasi terkini—setiap hari. Baik Anda menjalankan toko lokal kecil, mengembangkan bisnis daring, atau menjadi bagian dari merek global yang bergerak di Asia, kami punya sesuatu untuk Anda.

Dengan 50+ cerita segar seminggu dan 13.6 juta pembaca, Retail News Asia bukan sekadar situs berita biasa—tetapi sumber utama untuk semua hal terkait ritel di seluruh wilayah.
Dapur Ritel
Kami menghargai kotak masuk Anda sama seperti kami menghargai waktu Anda. Itulah sebabnya kami hanya mengirimkan pembaruan mingguan yang dikurasi dengan cermat, yang berisi berita, tren, dan wawasan paling relevan dari industri ritel di seluruh Asia dan sekitarnya.
Hak Cipta © 2014 -2026 |
Angin Merah BV